Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

UT School Gandeng Pemkab Sumbawa Barat dan AMNT, Siapkan SDM Tersertifikasi

Kompas.com, 30 Januari 2026, 20:37 WIB
Zintan Prihatini,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - UT School, lembaga pendidikan dan pelatihan mekanik serta operator alat berat milik PT United Tractors Tbk (UT), bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat serta PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia lokal pada Kamis (22/1/2026).

Kerja sama ini mencakup pengembangan Program Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Sumbawa Barat.

Baca juga: 

Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah mencatat, 80 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sumbawa Barat masih bergantung pada sektor pertambangan.

Dengan demikian, untuk mengurangi ketergantungan tersebut, pemerintah daerah mendorong penyiapan sumber daya manusia yang kompeten, sekaligus memperkuat sektor non-tambang melalui program pelatihan yang dilaksanakan bersama UT School.

UT School berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat, khususnya dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten dan tersertifikasi.” kata Wakil Direktur UT School, Muhyudi dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

Kerja sama UT School, Pemkab Sumbawa Barat, dan AMNT

Persempit kesenjangan pasokan dan kebutuhan tenaga kerja

Program pelatihan mekanik alat berat akan berlangsung selama satu tahun mencakup tahapan psikotes, medical check-up, pembinaan mental dan fisik, in-class training, on-the-job training, dan sertifikasi kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Alat Berat Indonesia (LSP ABI).

Sementara itu, Program Pelatihan Operator difokuskan pada tiga modul utama yaitu excavator, bulldozer, dan light dump truck.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menyatakan pentingnya perubahan paradigma dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan masa kini dan masa depan.

Ketidaksesuaian antara pasokan dan kebutuhan tenaga kerja dinilai sebagai persoalan utama yang perlu ditangani.

Baca juga:

Sambutan Menteri Ketenagakerjaan Indonesia, Prof. Yassierli, S.T, M.T., Ph.D. dalam pengumuman kerja sama UT School, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, dan AMNT pada Kamis (22/1/2026).Dok. United Tractors Sambutan Menteri Ketenagakerjaan Indonesia, Prof. Yassierli, S.T, M.T., Ph.D. dalam pengumuman kerja sama UT School, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, dan AMNT pada Kamis (22/1/2026).

“Jumlah lulusan terus bertambah, namun kompetensinya kerap belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Di sisi lain, dunia usaha membutuhkan tenaga kerja yang siap pakai, produktif, dan adaptif," kata Yassierli.

"Oleh karena itu, kolaborasi ini diharapkan dapat mempersempit kesenjangan tersebut,” imbuh dia.

Melalui implementasi program pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan itu, UT bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan AMNT berupaya mengembangkan sumber daya manusia yang lebih inklusif serta adaptif terhadap kebutuhan industri.

UT School berharap, kerja sama tersebut tidak hanya meningkatkan kesiapan kerja tenaga lokal, tapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih beragam, dan mendukung pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Baca juga:

Sebagai informasi, UT School adalah Lembaga Pendidikan & Pelatihan Mekanik dan Operator Alat Berat yang berdiri sejak 2008 di bawah binaan Yayasan Karya Bakti United Tractors.

Hingga Desember 2025, UT School memiliki 26 lokasi pembelajaran yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Di samping itu, UT School telah mencetak 8.883 lulusan dari kelas regular, 33.082 lulusan dari kelas non-regular, 7.245 lulusan dari CSR Sobat UT sejak 2009.

Sebagian besar lulusan UT School kelas regular customer telah berkiprah baik di dalam maupun luar negeri.

Seluruh program UT School diakui oleh PT United Tractors Tbk, Asosiasi Alat Berat Indonesia (AABI), Himpunan Alat Berat Indonesia (HINABI), serta para operator alat berat melalui Lembaga Sertifikasi Alat Berat Profesi Alat Berat Indonesia (LSP ABI).

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
WHO Rilis Rekomendasi Makanan Sehat untuk Sekolah di Seluruh Dunia
WHO Rilis Rekomendasi Makanan Sehat untuk Sekolah di Seluruh Dunia
Pemerintah
Wadhwani Foundation Perluas Dampak Program Ketenagakerjaan di Indonesia
Wadhwani Foundation Perluas Dampak Program Ketenagakerjaan di Indonesia
LSM/Figur
UT School Gandeng Pemkab Sumbawa Barat dan AMNT, Siapkan SDM Tersertifikasi
UT School Gandeng Pemkab Sumbawa Barat dan AMNT, Siapkan SDM Tersertifikasi
Swasta
Cara Mengajak Orang Peduli Perubahan Iklim, Ini Temuan Studi Terbaru
Cara Mengajak Orang Peduli Perubahan Iklim, Ini Temuan Studi Terbaru
LSM/Figur
KLH Selidiki Longsor Cisarua, Dalami Dugaan Pelanggaran Lingkungan
KLH Selidiki Longsor Cisarua, Dalami Dugaan Pelanggaran Lingkungan
Pemerintah
Palmerah Yuk, Kampanye KG Media untuk Donasi Banjir dan Kurangi Sampah Fashion
Palmerah Yuk, Kampanye KG Media untuk Donasi Banjir dan Kurangi Sampah Fashion
Swasta
Elon Musk Ingin Bangun Pusat Data AI di Ruang Angkasa, Dinilai Lebih Efisien
Elon Musk Ingin Bangun Pusat Data AI di Ruang Angkasa, Dinilai Lebih Efisien
Swasta
Hari Primata Indonesia, Kenali Primata Apa Saja yang Dilindungi
Hari Primata Indonesia, Kenali Primata Apa Saja yang Dilindungi
Pemerintah
Migrasi Burung Rusia dan China ke Jawa Timur Bisa Terancam Dampak Krisis Iklim
Migrasi Burung Rusia dan China ke Jawa Timur Bisa Terancam Dampak Krisis Iklim
LSM/Figur
Plastik Biodegradable Bisa Kurangi Polusi, tapi Ada Dampak Tersembunyi
Plastik Biodegradable Bisa Kurangi Polusi, tapi Ada Dampak Tersembunyi
LSM/Figur
Burung Rusia dan China Migrasi ke Jawa Timur, Alih Fungsi Lahan Basah Ancam Habitatnya
Burung Rusia dan China Migrasi ke Jawa Timur, Alih Fungsi Lahan Basah Ancam Habitatnya
LSM/Figur
Akademisi UI Soroti Alih Fungsi Lahan di Cisarua, Bertambah 52 Hektar per Tahun
Akademisi UI Soroti Alih Fungsi Lahan di Cisarua, Bertambah 52 Hektar per Tahun
LSM/Figur
Bencana di Indonesia Dinilai Akan Jadi Rutinitas dan Mudah Diprediksi
Bencana di Indonesia Dinilai Akan Jadi Rutinitas dan Mudah Diprediksi
LSM/Figur
DSC Salurkan Hibah Rp 2,5 Miliar, Ada UMKM Inovasi Alat Penyerap Karbon Berbasis Mikroalga
DSC Salurkan Hibah Rp 2,5 Miliar, Ada UMKM Inovasi Alat Penyerap Karbon Berbasis Mikroalga
Swasta
Dedi Mulyadi Rencanakan Hutan Bambu di Lahan Longsor Cisarua, Ahli Ingatkan Tak Cukup Sekadar Tanam
Dedi Mulyadi Rencanakan Hutan Bambu di Lahan Longsor Cisarua, Ahli Ingatkan Tak Cukup Sekadar Tanam
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau