India bergabung dalam jaringan global akselerator keterampilan baru. Negara ini memperkuat jaringan global terdiri dari 45 akselerator nasional, yang secara kolektif telah mendukung 14,8 juta orang.
Akselerator India akan fokus pada mengatasi hambatan terhadap pemerataan keterampilan.
Di seluruh jaringan, upaya nasional berfokus pada pengembangan keterampilan untuk ekonomi baru di berbagai bidang, di antaranya kemampuan yang berpusat pada manusia, AI dan teknologi digital, keberlanjutan, dasar-dasar bisnis, serta perdagangan dan jalur kejuruan.
Baca juga:
Studi terbaru melibatkan PwC dan mensurvei 9.000 pekerja tingkat pemula di 48 negara mengungkapkan, meluasnya ketidakpastian relevansi keterampilan dan keamanan kerja seiring dengan perubahan AI yang membentuk kembali titik masuk karier tradisional.
Untuk mengatasi hal ini, World Economic Forum meluncurkan Learning-to-Earning Sandbox menghubungkan universitas, pemberi kerja, dan pemerintah untuk menguji coba model melalui mengintegrasikan pengalaman kerja berbayar dengan pengembangan keterampilan.
Selama pertemuan tahunan 2026, sembilan perusahaan ekonomi platform meluncurkan prinsip-prinsip bersama untuk pekerjaan yang bertanggung jawab di bidang platform.
Pertemuan tahunan 2026 tersebut juga membahas akses terhadap peluang, kondisi kerja yang aman, serta pendapatan dan tunjangan.
Diketahui, pertemuan tahunan ke-56 Forum Ekonomi Dunia berlangsung pada pertengahan Januari 2026 di Davos-Klosters, Swiss, mempertemukan para pemimpin dari dunia bisnis, pemerintahan, organisasi internasional, masyarakat sipil, dan akademisi.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya