SUS Indonesia Holding Limited berfokus pada pengolahan dampah menjadi listrik dan pengelolaan investasi jangka panjang.
Alasan perusahaan ini memilih pasar Indonesia, antara lain volume sampah kota yang sangat besar, keterbatasan tempat pembuangan akhir, serta meningkatnya kebutuhan energi bersih. Setidaknya, ada 84–89 proyek WtE yang telah dijalankan di sejumlah negara.
Selain itu, telah membangun fasilitas PSEL di Makassar, Sulawesi Selatan, melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.
Volume sampah yang dikelola disebut mencapai 1.300 ton per hari, dengan dua jalur insinerasi dan turbine generator yang menghasilkan daya listrik 35 megawatt (MW).
PT Jinjiang Environment Indonesia telah memiliki proyek besar berupa pengembangan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Palembang, Sumatera Selatan.
Kapasitas yang dihasilkan mencapai 1.000 ton sampah per hari dengan output listrik sebesar 20 MW.
Perusahaan INI bekerja sama dengan perusahaan lokal melalui skema Build Own Operate (BOO) melalui kontrak konsesi selama 30 tahun. Investasi awal pembangunan PLTSa sendiri mencapai 120 juta dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 1,8 triliun.
Fokus utama bisnisnya, pengolahan limbah padat menjadi energi listrik.
Baca juga:
Zhejiang Weiming Environment Protection Co Ltd sebelumnya masuk daftar penyedia sebagai salah satu pemasok atau calon mitra proyek PSEL.
Melalui anak perusahaannya, Weiming Equipment, perusahaan ini menandatangani kontrak penyediaan peralatan insenerator PSEL dengan perusahaan Indonesia, Shanghai Dingxin Investment atau Qingshan Park.
Bisnis perusahaan mencakup desain, investasi, pembangunan, operasional fasilitas PSEL, manufaktur dan pemasangan peralatan insenerator dan tenaga PSEL, serta pengolahan sampah padat perkotaan dengan pembangkit listrik dari limbah.
Total listrik yang dihasilkan perusahaan, khususnya dari sampah, disebut mencapai 3,85 miliar kWh pada 2023.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya