KOMPAS.com - Organisasi Internasional untuk Standarisasi (ISO) mengumumkan peluncuran standar baru ISO 14092:2026-Climate change adaptation (ISO 14092:2026-Adaptasi perubahan iklim).
Standar internasional tersebut bertujuan untuk membantu organisasi, termasuk pemerintah daerah dan komunitas, dalam merancang, melaksanakan, dan memantau rencana adaptasi iklim.
Baca juga:
"Pada COP30 (di Brasil), pemerintah negara-negara di dunia menegaskan kembali urgensi untuk memperluas upaya adaptasi dan memperkuat perencanaan yang tahan terhadap perubahan iklim," tulis ISO, dilansir dari ESG Today, Kamis (19/2/2026).
"Bagi para pemimpin lokal, pembuat kebijakan, dan masyarakat yang mencari kerangka kerja yang jelas dan tepercaya untuk adaptasi, standar ini menyediakan jalur praktis untuk mengubah ambisi menjadi tindakan nyata," tambahnya.
Organisasi Internasional untuk Standarisasi (ISO) mengumumkan peluncuran standar baru ISO 14092:2026-Adaptasi perubahan iklim.
Selain itu, akses terhadap pendanaan adaptasi kini semakin membutuhkan proses perencanaan yang jelas dan berbasis bukti, serta didukung oleh tata kelola yang transparan.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, ISO menyatakan bahwa standar baru ini memberikan panduan praktis untuk merencanakan adaptasi perubahan iklim di tingkat lokal.
Standar ini menyediakan kerangka kerja yang terstruktur untuk membantu organisasi menentukan tata kelola dan tanggung jawab.
Kerangka kerja tersebut juga melibatkan pemangku kepentingan secara efektif, menilai dan memprioritaskan risiko iklim, merancang dan melaksanakan strategi adaptasi, serta memantau kemajuan dan memperbaiki rencana tersebut seiring berjalannya waktu.
Baca juga:
Elemen kunci dari standar baru ini mencakup panduan bagi pemerintah daerah dan komunitas tentang cara bersiap menghadapi ancaman perubahan iklim seperti banjir, gelombang panas, kekeringan, dan erosi.
Standar ini juga menjelaskan proses pembuatan rencana adaptasi, mulai dari menetapkan struktur tata kelola yang tepat, membentuk tim fasilitasi, menilai risiko, menyusun rencana yang efektif, hingga memantau kemajuan pelaksanaan dan mengevaluasi hasilnya demi terus memperbaiki rencana tersebut.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya