Penelitian ini tidak menemukan bukti bahwa virus COVID-19 sempat mengalami tekanan atau perubahan di lingkungan lain sebelum menyerang manusia.
Baca juga:
Sebaliknya, perubahan pada virus tersebut biasanya baru muncul setelah virus mulai menular terus-menerus di antara manusia, melalui mutasi yang membuatnya lebih mudah menyebar di tubuh kita.
Penelitian ini menyarankan bahwa analisis menyeluruh terhadap riwayat evolusi virus dapat digunakan untuk mendeteksi tanda-tanda apakah virus tersebut berpindah antar-spesies secara alami atau dikembangkan di laboratorium.
Hal ini memberikan wawasan penting mengenai bagaimana wabah virus muncul pada masa lalu dan bagaimana mencegahnya pada masa depan.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya