Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bahaya Makanan Ultra-Proses UPF, Bisa Pengaruhi Ukuran Embrio

Kompas.com, 24 Maret 2026, 15:00 WIB
Add on Google
Monika Novena,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

UPF dan kaitannya dengan kesuburan

Peneliti mengamati pula konsumsi UPF yang lebih tinggi pada laki-laki terkait risiko infertilitas yang lebih tinggi.

"Temuan kami menyarankan bahwa pola makan rendah UPF adalah yang terbaik bagi kedua pasangan, bukan cuma buat kesehatan mereka sendiri, tapi juga buat peluang hamil dan kesehatan calon bayi mereka nanti," tambah Gaillard.

Sementara itu, penelitian lain menunjukkan bahwa pertumbuhan embrio yang lambat pada tiga bulan pertama kehamilan (trimester pertama) berisiko menyebabkan masalah saat lahir.

Risikonya, antara lain bayi lahir prematur, berat badan lahir rendah, serta peningkatan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah saat anak tumbuh besar.

Selain itu, gangguan pada perkembangan kantong kuning telur juga berkaitan dengan tingginya risiko keguguran dan kelahiran prematur.

Kendati penelitian menunjukkan UPF pada laki-laki dan perempuan ada hubungannya dengan tingkat kesuburan dan perkembangan awal janin, penelitian ini juga punya batasan.

Menurut peneliti, studi observasi ini baru menunjukkan adanya kaitan, tapi belum bisa membuktikan secara pasti bahwa makanan olahan adalah penyebab langsung dari masalah-masalah tersebut.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan temuan studi, serta untuk mempelajari proses biologis di balik efek ini. Misalnya, apakah perbedaan pada janin dan kesuburan ini disebabkan oleh rendahnya nilai gizi UPF atau karena paparan bahan tambahan makanan dan mikroplastik yang lebih tinggi?

"Kami juga ingin meneliti apakah perbedaan pada janin di awal kehamilan ini berdampak pada proses kelahiran, serta pertumbuhan dan perkembangan anak selama masa kanak-kanak mereka nanti," tulis peneliti.

Baca juga:

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau