Untuk mencapai target besar ini, dibutuhkan investasi modal sekitar 183,41 miliar dolar AS atau Rp3.134,2 triliun.
Hasil ekonomi dari investasi ini diperkirakan akan sangat besar.
Sektor baja saat ini mempekerjakan 2,8 juta orang dan menyumbang sekitar 2,5 persen terhadap ekonomi India yang nilainya hampir mencapai 4 triliun dolar AS atau sekitar Rp 68.356 triliun.
Baca juga: Emisi Listrik China dan India Turun, Pertama Kalinya dalam 52 Tahun
Ekspansi di bawah kebijakan baru ini diperkirakan dapat menciptakan lebih dari 3 juta lapangan kerja baru dalam sepuluh tahun ke depan.
Di saat yang sama, pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan pada impor batu bara kokas, dengan target penurunan dari 90 persen menjadi 80 persen pada tahun 2035–2036. Langkah ini dilakukan untuk menghemat biaya sekaligus menjaga keamanan negara dari risiko geopolitik.
Strategi India ini menunjukkan tantangan yang makin umum terjadi yakni meningkatkan hasil industri sambil mengurangi polusi.
Kebijakan tersebut menandakan bahwa strategi industri nasional kini makin sejalan dengan aturan iklim global. Hal ini juga mempertegas pentingnya mengalokasikan investasi untuk teknologi yang lebih bersih, pembangunan infrastruktur, dan keberagaman rantai pasok.
Sektor baja India kini berada di tengah-tengah persilangan antara kebijakan dagang, keamanan energi, dan risiko iklim. Keputusan yang diambil dalam sepuluh tahun ke depan akan memengaruhi pertumbuhan dalam negeri serta daya saing India di pasar global, di mana tingkat polusi kini menjadi tolok ukur utama.
Seiring negara-negara besar memperketat standar emisi dan menerapkan pajak karbon, kemampuan India untuk menjalankan transisi ini akan menentukan posisinya dalam manufaktur dunia dan kredibilitasnya dalam janji iklim internasional.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya