Presiden dan CEO Formula 1, Stefano Domenicali mengungkapkan Formula 1 tetap berada di jalur yang benar untuk mencapai target iklimnya melalui tindakan nyata dan hasil yang bisa diukur.
Ia menekankan bahwa investasi pada bahan bakar yang lebih bersih, teknologi energi alternatif, serta perbaikan cara kerja operasional adalah pendorong utama dari kemajuan ini.
Baca juga: Industri Olahraga Global Bisa Jadi Penggerak Konservasi Satwa Liar
Upaya Formula 1 untuk menjaga kelestarian lingkungan tidak hanya dilakukan oleh pihak penyelenggara balapan. Tim-tim balap yang bertanding pun ikut mengambil langkah nyata untuk mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan.
Tim Formula 1 Mercedes-AMG Petronas baru-baru ini mulai menggunakan truk bertenaga listrik penuh, yaitu eActros 600, untuk mengangkut peralatan mereka di balapan-balapan wilayah Eropa.
Sementara itu, McLaren Racing berkomitmen untuk menghapus semua polusi dari perjalanan pesawat mereka menggunakan sertifikat bahan bakar ramah lingkungan serta terus bekerja keras membuat mobil Formula 1 yang bahannya berasal dari hasil daur ulang dan bisa didaur ulang kembali.
DHL juga terus memperluas kemampuannya dalam bidang pengiriman barang menggunakan energi baru, demi memenuhi tingginya permintaan akan solusi transportasi yang ramah lingkungan.
Seiring dengan Formula 1 yang terus berkembang di seluruh dunia, perubahan cara mereka dalam mengurangi polusi karbon, mengatur pengiriman barang yang ramah lingkungan, serta menggunakan energi alternatif membuktikan bahwa olahraga dengan performa tinggi dan tanggung jawab menjaga alam bisa berjalan maju bersama-sama.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya