Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jasa Marga Gandeng UMK Mitra Binaan Berpartisipasi dalam Inacraft 2023

Kompas.com, 4 Maret 2023, 11:04 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk berpartisipasi dalam pameran The 23rd Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft 2023) di Jakarta, yang berlangsung pada periode 1-5 Maret 2023.

Dalam ajang Inacraft tahun ini Jasa Marga menggandeng dua Usaha Mikro Kecil (UMK) yang merupakan Mitra Binaan Jasa Marga, yakni Al-Ghifari yang bergerak di bidang produk kerajinan kulit, dan Batik Masniri yang menjual produk kain batik.

Turut hadir dalam acara Pembukaan Inacraft 2023 Rabu (01/03/2023), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Uno, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Dalam sambutannya Sandiaga mengatakan Presiden Jokowi sangat bangga dengan adanya pameran ini. Dia mengucapkan selamat atas terselenggaranya pameran ini dan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Bupati Sulawesi Selatan.

Baca juga: Jagorawi, Tol Pertama di Indonesia yang Punya Fasilitas Pengolahan Sampah Lalat Tentara Hitam

“Pameran ini akan diselenggarakan pada tanggal 1 hingga 5 Maret 2023. Tahun ini kita mengundang buyer dari luar negeri seperti Brunei, Malaysia, Mesir dan Maroko dengan tujuan agar dapat melakukan tukar menukar kerajinan,” jelas Sandiaga.

Tujuan diadakan acara Inacraft 2023 adalah untuk membangun semangat para Usaha Kecil dan Menengah (UKM) agar dapat berkiprah di perdagangan domestik dan menuju global.

Tahun ini, pameran diikuti oleh 1.200 peserta perwakilan dari mitra binaan Instansi, Kementerian, Dinas, perusahaan BUMN dan industri kreatif.

Pada tahun sebelumnya, Inacraft 2022 berhasil dikunjungi 170.000 pengunjung dengan total transaksi senilai Rp 143 miliar.

Corporate Communication & Community Development Group Head Lisye Octaviana mengatakan, Jasa Marga sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di industri jalan tol dan dekat dengan aktivitas masyarakat selalu berkomitmen mendukung penyediaan tempat promosi serta pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya UMK yang tergabung dalam mitra binaan Jasa Marga.

Jasa Marga juga telah memfasilitasi tempat promosi serta mengembangkan Koperasi dan UMKM di ruang publik milik BUMN.

Hal ini ditandai dengan ditekennya Memorandum of Understanding (MoU), oleh Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian BUMN, yang dilaksanakan di Rest Area Km 260 B Jalan Tol Pejagan-Pemalang, Juli 2022 lalu.

Selain menyediakan sarana promosi, Jasa Marga juga turut serta dalam melaksanakan berbagai program UMKM seperti pelatihan dan sertifikasi halal, serta pengembangan desa wisata, seperti Balkondes Majaksingi dan Taman Tresno.

Ini menjadi bukti kepedulian Jasa Marga dalam mengembangkan potensi UMKM dan wisata masyarakat desa binaan dari Jasa Marga.

"Di 60 Rest Area yang telah beroperasi di ruas Jasa Marga Group, telah mengakomodasi rata-rata 70% UMKM dan telah melebihi ketentuan minimal (sebanyak 30 persen) sesuai ketentuan dari Peraturan Menteri PUPR Nomor 02 Tahun 2021," tutup Lisye.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Konsorsium Tiga Media di Asia Tenggara Kerja Sama untuk Perkuat ESG
Konsorsium Tiga Media di Asia Tenggara Kerja Sama untuk Perkuat ESG
Pemerintah
Menilik Upaya BNI dalam Mendorong Pemerataan Pendidikan di Tanah Air
Menilik Upaya BNI dalam Mendorong Pemerataan Pendidikan di Tanah Air
BUMN
Survei KPMG: 4 dari 5 Perusahaan Bingung Ukur Nilai Ekonomi Bisnis Berkelanjutan
Survei KPMG: 4 dari 5 Perusahaan Bingung Ukur Nilai Ekonomi Bisnis Berkelanjutan
Pemerintah
BNPB Catat Banjir-Kekeringan Landa Sejumlah Wilayah, Ribuan Orang Terdampak
BNPB Catat Banjir-Kekeringan Landa Sejumlah Wilayah, Ribuan Orang Terdampak
Pemerintah
Ilusi Lahan Baru di Tengah Deforestasi
Ilusi Lahan Baru di Tengah Deforestasi
Pemerintah
Regulasi ESG di Indonesia Belum Penuhi Aspek yang Dipersyaratkan Pasar Global
Regulasi ESG di Indonesia Belum Penuhi Aspek yang Dipersyaratkan Pasar Global
Pemerintah
Krisis Iklim Rusak Keanekaragaman Hayati Mikroba Sungai
Krisis Iklim Rusak Keanekaragaman Hayati Mikroba Sungai
Pemerintah
BRIN dan YKAN Uji Pembakaran Gambut Terkendali untuk Perbaiki Akurasi Data Emisi Nasional
BRIN dan YKAN Uji Pembakaran Gambut Terkendali untuk Perbaiki Akurasi Data Emisi Nasional
LSM/Figur
Paparan Suhu Panas Ekstrem Global Naik 22 Persen, Apa Dampaknya?
Paparan Suhu Panas Ekstrem Global Naik 22 Persen, Apa Dampaknya?
LSM/Figur
PBB Peringatkan AI Perparah Bias Gender dan Kekerasan di Dunia Maya
PBB Peringatkan AI Perparah Bias Gender dan Kekerasan di Dunia Maya
Pemerintah
Revisi UU Sisdiknas, Jangan Sekadar Ganti Aturan
Revisi UU Sisdiknas, Jangan Sekadar Ganti Aturan
LSM/Figur
3 Ton Sampah Plastik Diangkut dari Pantai Liang Sulawesi Utara lewat Global Ocean Cleanup
3 Ton Sampah Plastik Diangkut dari Pantai Liang Sulawesi Utara lewat Global Ocean Cleanup
Pemerintah
BMKG Prediksi Hujan Masih Guyur Sejumlah Daerah Sepekan ke Depan
BMKG Prediksi Hujan Masih Guyur Sejumlah Daerah Sepekan ke Depan
Pemerintah
Asosiasi Petani Minta Pemerintah Evaluasi Keberadaan DSI dalam Tata Niaga Sawit
Asosiasi Petani Minta Pemerintah Evaluasi Keberadaan DSI dalam Tata Niaga Sawit
LSM/Figur
Singapura Evaluasi Rencana Induk Daur Ulang Sampah Demi Perpanjang Usia TPA Semakau
Singapura Evaluasi Rencana Induk Daur Ulang Sampah Demi Perpanjang Usia TPA Semakau
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau