Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tingkatkan Layanan Pemerintahan, BINAR Gelar Pelatihan Digital

Kompas.com, 21 Maret 2023, 19:33 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah gencar melaksanakan transformasi digital untuk menghadirkan layanan yang mudah bagi masyarakat.

Hal ini sejalan dengan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang telah menjadi perhatian seluruh lapisan birokrasi.

Untuk mendukung transformasi tersebut, Jabar Digital Service (JDS) menggandeng BINAR, menyelenggarakan workshop offline pekan lalu.

Kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan JDS agar lebih optimal dalam mengimplementasikan teknologi yang semakin berkembang dan mutakhir.

Baca juga: Yayasan Cinta Anak Bangsa Bina 11.027 UMKM hanya Lewat ChatBot

Pelatihan yang berkualitas merupakan salah satu kunci peningkatan kapasitas aparatur. Untuk bisa menciptakan tim dengan kompetensi tinggi, dan bisa menciptakan solusi bagi permasalahan masyarakat, dibutuhkan proses transfer pengetahuan yang optimal sesuai kebutuhan.

Head of Implementation Jabar Digital Service Dyana Chusnulitta Jatnika mengapresiasi pelatihan yang dilakukan BINAR.

Workshop-nya sangat berkesan dan berkelas. Materi yang dibawakan sesuai dengan apa yang menjadi problem kami dalam pemanfaatan teknologi di berbagai layanan JDS," kata Dyana dalan keterangan kepada Kompas.com, Selasa (21/3/2023).

CEO BINAR Alamanda Shantika menambahkan, transformasi digital pemerintah menjadi concern semua pihak, tak terkecuali perusahaannya.

Menurutnya transformasi ini merupakan elemen penting yang bisa memberikan dampak optimal bagi semua pihak.

“Inisiatif yang dilakukan oleh pemerintah dalam melakukan transformasi digital harus didukung semua pihak, karena akan mendorong makro ekonomi secara masif," imbuh Alamanda.

Untuk bisa mengoptimalkan implementasi dari SPBE, tentu diperrlukan peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang signifikan.

"Kami siap hadir menjadi mitra strategis dalam upaya-upaya peningkatan kemampuan digital tersebut. Proses digitalisasi pemerintah diawali oleh kemampuan talenta digital dalam mengelola sistem dan infrastruktur pendukung Pemerintah,” pungkas Alamanda.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau