Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Griya Idola Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Desa Bitung Jaya

Kompas.com, 7 April 2023, 09:00 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam menghadapi beberapa tahun masa pandemi di Indonesia, Griya Idola Industrial Park di kecamatan Cikupa, Tangerang, tetap mencatatkan angka penjualan yang stabil.

Hal tersebut tak lepas dari dukungan para tenant serta masyarakat sekitar yang menerima dengan baik perkembangan kawasan industri ini.

Sebagai wujud syukur, setiap tahunnya Griya Idola Industrial Park selalu mengupayakan dan mengajak para tenant berbagi kepada yang membutuhkan.

Begitupun tahun ini, program Corporate Social Responsibility (CSR) kembali diadakan di Griya Idola Industrial Park bertajuk Griya Idola Care 2023.

Baca juga: Yuk, Jadi Pelaku UMKM Ramah Lingkungan dengan Menerapkan 5 Tip Berikut

Tepatnya pada Kamis, 06 April 2023 pukul 09.00 penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada perwakilan 13 RT dari Desa Bitung Jaya dan Desa Dukuh Kecamatan Cikupa.

Ribuan paket sembako yang dibagikan dalam program ini di antaranya yaitu minyak 2 liter, sirup, gula pasir, teh dan mie instan.

Paket bantuan ini telah dihimpun, baik dari PT Griya Idola maupun dengan turut mengajak para tenant Griya Idola Industrial Park.

Estate Management dari Griya Idola Industrial Park Agus Rianto mengatakan, Griya Idola Care digelar setiap tahun, dengan melibatkan para tenant.

“Melihat dari antusiasme tenant pada acara sebelumnya, untuk tahun ini kita memberikan kesempatan lebih lama untuk pengumpulan donasi dan hasilnya, mayoritas tenant dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini," kata Agus.

Untuk diketahui, Griya Idola Park dikembangkan oleh PT Griya Idola, sebagai kawasan industri terintegrasi yang menyediakan sejumlah fasilitas industri maupun bisnis dengan infrastruktur modern dan terdepan.

Terletak 2 kilometer dari gerbang Tol Bitung, Griya Idola Industrial Park menawarkan sejumlah keunggulan logistik, mulai dari lokasi strategis di Jl. Raya Serang Km.12 dengan akses yang cepat dan mudah menuju pusat bisnis Jakarta, bandara internasional Soekarno-Hatta, hingga dua pelabuhan laut utama.

Sebagai kawasan industri yang sudah memiliki perizinan menyeluruh dan lengkap, Griya Idola Industrial Park menawarkan solusi satu pintu untuk berbagai kebutuhan bisnis maupun industri.

Mulai dari kavling industri, gudang multiguna hingga area komersial  untuk retail, restoran, perbankan maupun hotel.

Dengan semakin berkembangnya kawasan industri ini, jumlah tenant yang bergabung juga terus bertambah setiap tahunnya.

Program Griya Idola Care inilah yang kemudian berperan sebagai salah satu media perusahaan tenant untuk berbagi kepada sesama.

Direktur Utama PT Griya Idola Hengky Sidartawan memberikan apresiasi atas partisipasi para tenant demi terselenggaranya Griya Idola Care 2023.

"Besar harapan kami, program Griya Idola Care dapat terus terselenggara pada tahun-tahun selanjutnya, untuk terus berkontribusi membantu dan membangun lingkungan sekitar kawasan yang lebih baik lagi," tuntas Hengky.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Pertamina Lirik Tebu jadi Bahan Baku Bensin Nabati
Pertamina Lirik Tebu jadi Bahan Baku Bensin Nabati
BUMN
BRIN Dorong Pengembangan PLTSa untuk Tangani Sampah di Wilayah 3T
BRIN Dorong Pengembangan PLTSa untuk Tangani Sampah di Wilayah 3T
Pemerintah
Menteri LH Perkuat Penegakan Hukum Kasus Karhutla
Menteri LH Perkuat Penegakan Hukum Kasus Karhutla
Pemerintah
BMKG Sebut Hujan Bakal Melanda hingga 20 April, Ini Wilayah yang Harus Waspada
BMKG Sebut Hujan Bakal Melanda hingga 20 April, Ini Wilayah yang Harus Waspada
Pemerintah
Waste4Change: Produksi Sampah Nasional Per Hari Setara 12 Candi Borobudur
Waste4Change: Produksi Sampah Nasional Per Hari Setara 12 Candi Borobudur
LSM/Figur
Pangkas Emisi, Perusahaan Logistik Global Beralih ke Avtur Ramah Lingkungan
Pangkas Emisi, Perusahaan Logistik Global Beralih ke Avtur Ramah Lingkungan
Swasta
Gas Metana di Atmosfer Melonjak Dalam 4 Tahun, Tertinggi pada 2021
Gas Metana di Atmosfer Melonjak Dalam 4 Tahun, Tertinggi pada 2021
LSM/Figur
Minim Aksi Iklim, Pendapatan Rata-Rata Masyarakat Dunia Diprediksi Turun 15 Persen
Minim Aksi Iklim, Pendapatan Rata-Rata Masyarakat Dunia Diprediksi Turun 15 Persen
Pemerintah
ISO Perbarui Standar Utama Manajemen Lingkungan
ISO Perbarui Standar Utama Manajemen Lingkungan
Swasta
Dosen Unej Teliti Tanaman Zaman Prasejarah di Geopark Ijen
Dosen Unej Teliti Tanaman Zaman Prasejarah di Geopark Ijen
LSM/Figur
Krisis Selat Hormuz, FAO Ingatkan Bahaya Inflasi Pangan Global
Krisis Selat Hormuz, FAO Ingatkan Bahaya Inflasi Pangan Global
Pemerintah
KKP Tak Tenggelamkan Kapal Asing Ilegal Seperti Era Susi Pudjiastuti, tapi Diberikan ke Nelayan
KKP Tak Tenggelamkan Kapal Asing Ilegal Seperti Era Susi Pudjiastuti, tapi Diberikan ke Nelayan
Pemerintah
Pakar IPB Beberkan Cara Berantas Lonjakan Populasi Ikan Sapu-sapu
Pakar IPB Beberkan Cara Berantas Lonjakan Populasi Ikan Sapu-sapu
Pemerintah
Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah di Kalangan Remaja Rendah, Ngantuk Saat Jam Pelajaran
Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah di Kalangan Remaja Rendah, Ngantuk Saat Jam Pelajaran
LSM/Figur
Kemenhut Terbitkan Aturan Baru Perdagangan Karbon, Disebut Lebih Jelas dan Terarah
Kemenhut Terbitkan Aturan Baru Perdagangan Karbon, Disebut Lebih Jelas dan Terarah
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau