Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 21 Mei 2023, 14:00 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

Taman Nasional Baluran terletak di wilayah Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur.

Kawasan Taman Nasional Baluran memiliki luas kurang lebih 25.000 ha dan dimandatkan untuk perlindungan habitat serta populasi banteng jawa (Bos Javanicus) dan macan tutul jawa (Panthera pardus melas).

Taman Nasional Baluran memilikli julukan Africa Van Java karena saat musim kemarau panoramanya mirip dengan daratan Afrika.

Akan tetapi, saat musim hujan pemandangannya hijau mempesona dengan latar belakang Gunung Baluran.

Informasi lengkap mengenai Taman Nasional Baluran dapat ditemukan di sini.

  • Lokasi: Jawa Timur
  • Pengelola: Balai Taman Nasional Baluran

10. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru adalah taman nasional yang terletak di Provinsi Jawa Timur.

Taman nasional ini terletak di empat kabupaten yaitu Pasuruan, Malang, Lumajang, dan Probolinggo.

Dilansir dari situs web Pemerintah Kabupaten Malang, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memiliki luas wilayah sekitar 50.276,3 ha.

Beberapa daya tarik Taman Nasional Bromo Tengger Semeru adalah lautan pasir yang luas dan pesona Gunung Bromo.

Informasi lengkap mengenai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dapat ditemukan di sini.

  • Lokasi: Jawa Timur
  • Pengelola: Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

11. Taman Nasional Meru Betiri

Pantai Teluk Hijau di Taman Nasional Meru Betiri BanyuwangiDok. https://merubetiri.id Pantai Teluk Hijau di Taman Nasional Meru Betiri Banyuwangi

Taman Nasional Meru Betiri berlokasi di Kecamatan Pesanggaran, tepat berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Taman Nasional Meru Betiri adalah kawasan konservasi alam seluas 580 km persegi. Taman Nasional Meru Betiri merupakan habitat alami harimau loreng jawa.

Saat ini, Taman Nasional Meru Betiri masih melestarikan beberapa spesies langka, liar, dan terancam punah seperti bunga rafflesia zollingeriana dan bajing terbang jawa.

Informasi lengkap mengenai Taman Nasional Meru Betiri dapat ditemukan di sini.

  • Lokasi: Jawa Timur
  • Pengelola: Balai Taman Nasional Meru Betiri

12. Taman Nasional Alas Purwo

Sekor merak hijau (Pavo muticus) jantan mengembangkan bulu ekornya untuk menarik perhatian merak hijau betina di padang savana Sadengan, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (30/5/2022). Petugas mengatakan saat ini di Taman Nasional Alas Purwo telah memasuki musim kawin merak hijau yang diperkirakan berlangsung hingga bulan November.ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYA Sekor merak hijau (Pavo muticus) jantan mengembangkan bulu ekornya untuk menarik perhatian merak hijau betina di padang savana Sadengan, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (30/5/2022). Petugas mengatakan saat ini di Taman Nasional Alas Purwo telah memasuki musim kawin merak hijau yang diperkirakan berlangsung hingga bulan November.

Taman Nasional Alas Purwo terletak di ujung tenggara Pulau Jawa tepatnya di Kecamatan Tegaldimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Taman Nasional Alas Purwo memiliki luas mencapai 44.037 ha.

Terdapat beberapa keunikan dari Taman Nasional Alas Purwo seperti kawasan savana, wisata budaya, hutan mangrove, goa kuno, hingga aneka pantai.

Di taman nasional ini juga terdapat sekitar 700 jenis flora, 50 jenis mamalia, 320 jenis burung, 15 jenis amfibi, dan 48 jenis reptil.

Informasi lengkap mengenai Taman Nasional Alas Purwo dapat ditemukan di sini.

  • Lokasi: Jawa Timur
  • Pengelola: Balai Taman Nasional Alas Purwo

Baca juga: Wisata Alam Taman Nasional Gunung Merapi Buka Lagi mulai 17 April

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
PLTS Atap Dinilai Bisa Perkuat Keandalan Listrik, Kebijakan Kuota Diminta Direvisi
PLTS Atap Dinilai Bisa Perkuat Keandalan Listrik, Kebijakan Kuota Diminta Direvisi
LSM/Figur
Area Berisiko Banjir di Kota Semarang Diproyeksikan Bertambah 2.162 Hektare pada 2039
Area Berisiko Banjir di Kota Semarang Diproyeksikan Bertambah 2.162 Hektare pada 2039
LSM/Figur
ITS Kembangkan Teknologi PLTS Terintegrasi, Efisiensi Daya Bisa Naik 750 Persen
ITS Kembangkan Teknologi PLTS Terintegrasi, Efisiensi Daya Bisa Naik 750 Persen
LSM/Figur
Kupu-Kupu Berpindah Habitat, Ahli Ingatkan Ancaman Krisis Ekosistem
Kupu-Kupu Berpindah Habitat, Ahli Ingatkan Ancaman Krisis Ekosistem
LSM/Figur
Eksploitasi Air Tanah Persulit Mangrove Bantu Selamatkan Kawasan Pesisir
Eksploitasi Air Tanah Persulit Mangrove Bantu Selamatkan Kawasan Pesisir
LSM/Figur
Antisipasi Ancaman Mikroplastik, Pelaku Bisnis Didesak Segera Bertindak
Antisipasi Ancaman Mikroplastik, Pelaku Bisnis Didesak Segera Bertindak
Pemerintah
ICEL: Pengawasan Tambang Rentan Lumpuh Tanpa Transparansi Dokumen Lingkungan
ICEL: Pengawasan Tambang Rentan Lumpuh Tanpa Transparansi Dokumen Lingkungan
LSM/Figur
Demi Kepastian Investasi, ClientEarth dan CPI Dorong Reformasi Regulasi Energi Terbarukan
Demi Kepastian Investasi, ClientEarth dan CPI Dorong Reformasi Regulasi Energi Terbarukan
LSM/Figur
Bezos & DiCaprio Kucurkan Rp3,58 Triliun Selamatkan 100 Spesies Langka
Bezos & DiCaprio Kucurkan Rp3,58 Triliun Selamatkan 100 Spesies Langka
Pemerintah
Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikasi Green Terminal
Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikasi Green Terminal
BUMN
BMKG Optimalkan Pengisian Waduk Hadapi El Niño Kuat, Antisipasi Krisis Air hingga Karhutla
BMKG Optimalkan Pengisian Waduk Hadapi El Niño Kuat, Antisipasi Krisis Air hingga Karhutla
Pemerintah
Mahasiswa KKNT IPB Bantu Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial di Garut Jawa Barat
Mahasiswa KKNT IPB Bantu Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial di Garut Jawa Barat
Pemerintah
Pelanggan Home Charging PLN Tembus 92.000, Isi Daya EV di Rumah Kian Diminati
Pelanggan Home Charging PLN Tembus 92.000, Isi Daya EV di Rumah Kian Diminati
BUMN
Peneliti Usulkan Cara Baru Hitung Emisi Gas Rumah Kaca AI, Seperti Apa?
Peneliti Usulkan Cara Baru Hitung Emisi Gas Rumah Kaca AI, Seperti Apa?
Pemerintah
Bappenas Dorong Inovasi Pendanaan untuk Mitigasi El Niño di Tengah Keterbatasan Fiskal
Bappenas Dorong Inovasi Pendanaan untuk Mitigasi El Niño di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau