Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

SCG Bekali Calon Penerima Beasiswa dengan Pelatihan Bahasa Inggris

Kompas.com, 25 Juli 2023, 12:00 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Siam Cements Group (SCG) membekali 20 mahasiswa calon penerima beasiswa SCG Sharing the Dream 2023, penggunaan Bahasa Inggris, secara daring, Selasa (18/7/2023).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk penerapan prinsip ESG 4 Plus, khususnya dalam mengurangi ketimpangan sosial, serta menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk mendukung keberhasilan Pendidikan nasional dan kunci unggul ASEAN dalam kompetisi global.

Presiden Direktur PT SCG Indonesia Chakkapong Yingwattanathaworn mengatakan, selain untuk kebutuhan wawancara sebagai tahap akhir dari seleksi beasiswa Sharing the Dream, kemampuan berbahasa Inggris juga semakin penting karena ini merupakan bahasa internasional yang digunakan dalam komunikasi global di berbagai bidang.

Baca juga: Dukung Pendidikan dan Pemberdayaan Terintegrasi, SBI Hadirkan Solusi Academy

"Oleh karena itu, saya berharap webinar ini dapat mengakomodir kebutuhan mahasiswa dalam kemampuan berbahasa asing, sekaligus memperlengkapi mereka agar memiliki kompetensi untuk bersaing secara sehat," ujar Chakkapong.

Webinar pelatihan wawancara berbahasa Inggris ini terdiri dari sesi perkenalan, sharing session Bersama Direktur HRD PT SCG Indonesia, bincang Bersama alumni penerima beasiswa Sharing the Dream hingga sesi praktik secara berkelompok.

Sunda Galih, Mahasiswa asal Institut Pertanian Bogor (IPB) merasa sangat terbantu untuk menjadi percaya diri ketika berbahasa Inggris.

Baca juga: Martabe Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan Vokasi Pertanian

"Saya juga diberikan tips untuk mempelajari SCG dan apa saja yang telah dilakukan yang perlu diketahui agar bisa menjawab pertanyaan dengan baik. Webinar ini membuat saya menjadi lebih optimis untuk menghadapi sesi wawancara yang akan datang," ungkap Galih.

Direktur HRD PT SCG Indonesia Fauzan O. Inak selaku pemateri memberikan tips kepada mahasiswa calon penerima beasiswa untuk mempersiapkan semuanya dengan matang. Antusiasme dan kesungguhan adalah dua aspek penting untuk meyakinkan siapapun yang menjadi asesor nantinya.

Oleh karena itu, selain mempresentasikan diri dengan baik, para mahasiswa juga harus aktif mencari tahu tentang perusahaan agar bisa menjawab pertanyaan dari asesor yang datang dari berbagai bisnis unit SCG di Indonesia.

"Sisanya, banyaklah berlatih di depan kaca seolah-olah kalian sedang berbicara dengan pewawancara, supaya lebih luwes di hari-H," imbuh Fauzan.

Baca juga: HK Peduli, Upaya Hutama Karya Bangun Infrastruktur Pendidikan dan Desa

Beasiswa SCG Sharing the Dream 2023 akan diberikan kepada 410 pelajar Indonesia, terdiri dari 400 siswa SMA dan sederajat serta 10 mahasiswa.

Sejak 2011, SCG telah memberikan lebih dari 3.890 beasiswa untuk pelajar Indonesia, khususnya yang berdomisili di area sekitar perusahaan, yakni Jakarta, Bogor, Tangerang Selatan, Karawang, Sukabumi, Lebak, dan Bekasi.

Tahun 2023 juga menandai perjalanan 11 tahun perjalanan beasiswa SCG Sharing the Dream dalam berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia.

Baca juga: Mengenal Tujuan 4 SDGs: Pendidikan Berkualitas

Adapun dana pendidikan yang disalurkan terdiri dari dua kategori, yakni untuk pelajar SMA sebesar Rp 2 juta per orang per tahun; dan mahasiswa S1 sebesar Rp 8 juta per orang per tahun selama maksimal empat tahun masa perkuliahan.

Selain itu, SCG juga memberikan beragam pelatihan dan menyelenggarakan tiga proyek lingkungan dan sosial terpilih dari para scholars pada 2022—2023.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Kisah Para Ibu Pemulung yang Punya Dana Darurat dari Menabung Sampah
Kisah Para Ibu Pemulung yang Punya Dana Darurat dari Menabung Sampah
LSM/Figur
Menhut Pamerkan Potensi Perdagangan Karbon RI di Forum Internasional AS
Menhut Pamerkan Potensi Perdagangan Karbon RI di Forum Internasional AS
Pemerintah
Jutaan Anak Indonesia Terdampak Krisis Iklim, Perempuan Paling Rentan
Jutaan Anak Indonesia Terdampak Krisis Iklim, Perempuan Paling Rentan
Pemerintah
Data 60 Tahun Ungkap Ketidakjelasan Tugas Jadi Sumber Stres Utama Karyawan
Data 60 Tahun Ungkap Ketidakjelasan Tugas Jadi Sumber Stres Utama Karyawan
Pemerintah
Ilmuwan Peringkatkan Potensi Peningkatan Cuaca Ekstrem Sepanjang 2026
Ilmuwan Peringkatkan Potensi Peningkatan Cuaca Ekstrem Sepanjang 2026
Pemerintah
Petrofin Journalist Academy ke-5 Digelar, Dukung Anak Muda Optimalkan AI
Petrofin Journalist Academy ke-5 Digelar, Dukung Anak Muda Optimalkan AI
BUMN
Proyek Energi Terbarukan dengan Baterai di Eropa Naik 450 Persen pada 2030
Proyek Energi Terbarukan dengan Baterai di Eropa Naik 450 Persen pada 2030
Pemerintah
DEN: WFH Namun Jalanan Masih Macet, Artinya  Ada yang Salah
DEN: WFH Namun Jalanan Masih Macet, Artinya Ada yang Salah
Pemerintah
1 Dekade Elektrifikasi di China, Jejak Revolusi Senyap Menuju Masa Depan Hijau
1 Dekade Elektrifikasi di China, Jejak Revolusi Senyap Menuju Masa Depan Hijau
BUMN
Jalan Panjang Talenta Indonesia dan Upaya Bangun Generasi Siap Masa Depan di Asia Tenggara
Jalan Panjang Talenta Indonesia dan Upaya Bangun Generasi Siap Masa Depan di Asia Tenggara
BrandzView
Dilema AI: Diandalkan untuk Efisiensi, Diragukan untuk Ekspansi Bisnis
Dilema AI: Diandalkan untuk Efisiensi, Diragukan untuk Ekspansi Bisnis
Pemerintah
Hujan Diprediksi Masih Melanda Sejumlah Wilayah di Tengah Cuaca Panas
Hujan Diprediksi Masih Melanda Sejumlah Wilayah di Tengah Cuaca Panas
Pemerintah
India dan Pakistan Dilanda Gelombang Panas, Suhu Capai 50 Derajat
India dan Pakistan Dilanda Gelombang Panas, Suhu Capai 50 Derajat
Swasta
EL Nino dan IOD Tingkatkan Risiko Konflik Bersenjata
EL Nino dan IOD Tingkatkan Risiko Konflik Bersenjata
LSM/Figur
Manfaatkan Barang Bekas untuk Bersihkan Sampah, Siswi SMAN 40 Jakarta Bikin 'Sapu Teknologi'
Manfaatkan Barang Bekas untuk Bersihkan Sampah, Siswi SMAN 40 Jakarta Bikin "Sapu Teknologi"
BUMN
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau