Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dukung Pendidikan Agama, Sinar Primera Group Gelar Kegiatan Wakaf Al Quran

Kompas.com, 5 April 2024, 14:00 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Sebagai wujud komitmen meningkatkan kualitas pendidikan agama, Sinar Primera Group di bulan Ramadhan tahun menggelar kegiatan wakaf Al Quran ke berbagai mushola dan lembaga keagamaan di beberapa daerah.

Sinar Primera Group menyalurkan wakaf Al Quran ke beberapa tempat ibadah dan lembaga pendidikan agama berlokasi di Narogong (Mushola AlMunawwar), Karawang (Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Hakim Kiarapayung, dan Pondok Pesantren Tarbiyatul Ullum), serta Pluit (Yayasan Anak Yatim Masjid Al-Mukhlisin Pluit).

Hal ini menjadi bentuk dukungan tanggung jawab sosial perusahaan dari Sinar Primera Group dalam proses belajar dan mengajar agama Islam, serta membantu pengembangan spiritual anak-anak dan remaja di berbagai daerah.

“Kami bersyukur dapat memberikan kontribusi, hal ini untuk mendukung peningkatan pembelajaran dan pemahaman Al Quran di kalangan masyarakat. Kami berharap wakaf Al Quran ini dapat membawa manfaat yang besar bagi penerima dan menjadi amal jariyah bagi kami semua,” ujar Direktur Sinar Primera Group Deddy Djaja Ria (5/4/2024).

Salah satu penerima manfaat, Pengurus Pondok Pesantren Tarbiyatul Ullum KH. Ma’mun Nawawi, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Sinar Primera Group.

“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi bantuan dari Sinar Primera Group yang telah mewakafkan Al Quran kepada kami. Al Quran ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam mendukung kegiatan belajar mengajar di pondok pesantren kami,” ungkapnya.

Dalam rangkaian kegiatan Ramadan Sinar Primera Group ini, Yayasan Anak Yatim Masjid Al-Mukhlisin Pluit juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas inisiatif wakaf Alquran.

Baca juga: Gelar Safari Ramadan, BRI Gelar Pasar Murah 2.000 Paket Sembako di Jateng dan Sulsel,

"Pemberian wakaf Al Quran ini berharga bagi kami. Kami berharap wakaf ini akan membawa dampak positif yang besar dalam proses pembelajaran dan pengembangan spiritual anak didik kami, serta mendorong mereka untuk terus belajar dan mengamalkan ajaran Al Quran dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Pengurus Yayasan Anak Yatim Masjid Al-Mukhlisin Pluit, Ustad Khomisan Hamid.

Kegiatan wakaf Al Quran ini diharapkan juga dapat memperkuat silaturahmi dan kebersamaan, sekaligus meningkatkan kecintaan dan pemahaman terhadap Alquran di kalangan umat Muslim, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Menteri LH Sebut Gelondongan Kayu Terseret Banjir Sumatera Bisa Dimanfaatkan
Menteri LH Sebut Gelondongan Kayu Terseret Banjir Sumatera Bisa Dimanfaatkan
Pemerintah
Bioetanol dari Sorgum Disebut Lebih Unggul dari Tebu dan Singkong, tapi..
Bioetanol dari Sorgum Disebut Lebih Unggul dari Tebu dan Singkong, tapi..
LSM/Figur
Asia Tenggara Catat Kenaikan 73 Persen pada Hasil Obligasi ESG
Asia Tenggara Catat Kenaikan 73 Persen pada Hasil Obligasi ESG
Pemerintah
4 Penambang Batu Bara Ilegal di Teluk Adang Kalimantan Ditangkap, Alat Berat Disita
4 Penambang Batu Bara Ilegal di Teluk Adang Kalimantan Ditangkap, Alat Berat Disita
Pemerintah
Drone Berperan untuk Pantau Gajah Liar Tanpa Ganggu Habitatnya
Drone Berperan untuk Pantau Gajah Liar Tanpa Ganggu Habitatnya
Swasta
6 Kukang Sumatera Dilepasliar di Lampung Tengah
6 Kukang Sumatera Dilepasliar di Lampung Tengah
Pemerintah
RI dan UE Gelar Kampanye Bersama Lawan Kekerasan Digital terhadap Perempuan dan Anak
RI dan UE Gelar Kampanye Bersama Lawan Kekerasan Digital terhadap Perempuan dan Anak
Pemerintah
UNCTAD Peringatkan Sistem Perdagangan Dunia Rentan Terhadap Risiko Iklim
UNCTAD Peringatkan Sistem Perdagangan Dunia Rentan Terhadap Risiko Iklim
Pemerintah
Tak Perbaiki Tata Kelola Sampah, 87 Kabupaten Kota Terancam Pidana
Tak Perbaiki Tata Kelola Sampah, 87 Kabupaten Kota Terancam Pidana
Pemerintah
Bencana di Sumatera, Menteri LH Akui Tak Bisa Rutin Pantau Jutaan Unit Usaha
Bencana di Sumatera, Menteri LH Akui Tak Bisa Rutin Pantau Jutaan Unit Usaha
Pemerintah
DP World: Rantai Pasok Wajib Berubah untuk Akhiri Krisis Limbah Makanan
DP World: Rantai Pasok Wajib Berubah untuk Akhiri Krisis Limbah Makanan
LSM/Figur
KLH Periksa 8 Perusahaan terkait Banjir Sumatera, Operasional 4 Perusahaan Dihentikan
KLH Periksa 8 Perusahaan terkait Banjir Sumatera, Operasional 4 Perusahaan Dihentikan
Pemerintah
TN Way Kambas Sambut Kelahiran Bayi Gajah Betina, Berat 64 Kilogram
TN Way Kambas Sambut Kelahiran Bayi Gajah Betina, Berat 64 Kilogram
LSM/Figur
Menteri LH Sebut Kayu Banjir Bukan dari Hulu Batang Toru
Menteri LH Sebut Kayu Banjir Bukan dari Hulu Batang Toru
Pemerintah
TPA Suwung Bali Ditutup 23 Desember 2025, Ini Alasannya
TPA Suwung Bali Ditutup 23 Desember 2025, Ini Alasannya
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau