Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Bank Ini Salurkan Pembiayaan Berkelanjutan Rp 110 Triliun hingga September 2024

Kompas.com, 31 Oktober 2024, 11:00 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Editor

KOMPAS.com - Dua bank di Indonesia menyalurkan pembiayaan berkelanjutan senilai lebih dari Rp 110 triliun hingga September 2024.

Kedua bak tersebut adalah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga).

Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta mengatakan, jumlah pembiayaan berkelanjutan yaBaca juga: Penyaluran Pembiayaan Berkelanjutan Capai Rp 1.959 Triliun pada 2023

"Hingga kuartal III 2024, portfolio pembiayaan berkelanjutan BSI mencapai Rp 62,5 triliun dengan komposisi pembiayaan hijau Rp 13,4 triliun dan pembiayaan sosial Rp 49,1 triliun," ucap Bob sebagaimana dilansir Antara, Selasa (29/10/2024).

Tiga sektor utama dalam pembiayaan hijau tersebut mencakup pembiayaan pulp papers dengan sumber kayu bersertifikat ecolabel (eco-efficient) senilai Rp 5,5 triliun, pembiayaan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan sebesar Rp 6,7 triliun, serta pembiayaan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan Rp 700 miliar.

Sedangkan pembiayaan sosial disalurkan yakni untuk pembiayaan perdagangan besar dan eceran di sektor mikro senilai Rp 15,1 triliun serta pembiayaan usaha pertanian, kehutanan, dan perdagangan di sektor usaha kecil dan menegah (UKM) senilai Rp 24 triliun.

Baca juga: Pembiayaan Berkelanjutan Jadi Standar Umum 10 Tahun ke Depan

"Langkah ini sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM," ujar Bob.

Sementara itu, Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan menyampaikan, pihaknya menyalurkan Rp 54,4 triliun pembiayaan berkelanjutan hingga kuartal III 2024.

Jumlah pembiayaan tersebut hampir 25 persen dari total pembiayaan perseroan sebesar Rp 218,6 triliun.

Baca juga: UOB Bidik Pembiayaan Berkelanjutan dalam 3 Tahun Menjadi Rp 5 Triliun

"Keberlanjutan adalah salah satu prioritas CIMB Niaga dalam menjalankan bisnis, dengan mengintegrasikan pertimbangan ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam proses perbankan," ujar Lani dilansir Antara, Rabu (30/10/2024).

Dia mengatakan, pembiayaan tersebut disalurkan untuk mendukung transisi yang berkelanjutan menuju ekonomi rendah karbon berdasarkan Paris Agreement dan Sustainable Development Goals (SDGs).

Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perseroan, tahun ini pihaknya kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan pameran dan edukasi bertajuk The Cooler Earth (TCE) Sustainability Series di 17 kota di seluruh Indonesia.

Baca juga: BSI Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp 59,19 Triliun Per Maret 2024

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau