Temuan ini pun menunjukkan bahwa upaya reboisasi lokal berskala kecil masih dapat menghasilkan manfaat lingkungan yang berarti.
Baca juga: Hutan Mangrove Lebih Kuat dari Dugaan, Tahan Badai akibat Perubahan Iklim
“Upaya yang lebih kecil masih dapat memberikan dampak nyata pada iklim regional,” Antony Thomas adalah mahasiswa pascasarjana di Departemen Ilmu Bumi dan Planet UC Riverside dan salah satu penulis penelitian ini.
Kendati model tersebut optimis, para peneliti mengakui bahwa reboisasi semua area yang sebelumnya berhutan sangat tidak mungkin dilakukan.
Sebagian besar lahan tersebut sekarang digunakan untuk pertanian, peternakan, atau pembangunan perkotaan, sehingga menimbulkan pertanyaan sulit tentang penggunaan lahan dan ketahanan pangan.
"Ada delapan miliar orang yang harus diberi makan,” kata Allen.
“Kita harus membuat keputusan yang cermat tentang di mana pohon ditanam. Peluang terbaik ada di daerah tropis, tetapi ini juga merupakan area tempat penggundulan hutan terus berlanjut hingga saat ini,” tambahnya.
Hasil studi tersebut memberikan harapan bahwa restorasi hutan merupakan bagian penting dari solusi iklim, tetapi tidak dapat melakukannya sendiri.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya