Masjid tersebut sepenuhnya didanai dari usaha milik keluarga dan dibangun dengan semangat untuk menyediakan tempat ibadah yang layak sekaligus menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat Muslim di sekitarnya.
Baca juga: Tingkatkan Akses Air Bersih, Germany Brilliant Renovasi Fasilitas Sanitary Masjid Atta’awun
“Bagi kami, ini adalah warisan keteladanan, contoh nyata dalam mewujudkan cita-cita menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama,” jelas Ahmad.
Keluarga Soeprapto sebelumnya juga telah membangun dua masjid di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, sebagai wujud komitmen menebar kebaikan dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi umat.
Dengan pendekatan arsitektur tropis modern, desain masjid tersebut mengedepankan kesederhanaan, fungsionalitas, dan kenyamanan.
Pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang optimal menjadi prioritas untuk menciptakan suasana ruang yang sejuk dan menyatu dengan alam.
Baca juga: Putra Imam Masjid Al-Aqsa Palestina Lulus dari Ponpes Purworejo
Atap masjid yang simetris dari empat sisi dirancang dengan filosofi spiritual tentang keseimbangan, perlindungan, dan keterhubungan dengan alam.
Sementara itu, bentuk gerbang yang memadukan lengkungan dan garis tegas menggambarkan keterbukaan dan keramahan. Siluet atap menyerupai ikan pari—simbol kekuatan dan ketahanan—dan perpaduan warna hitam-putih pada bangunan melambangkan keagungan dan kesucian dalam dinamika kehidupan.
Head of Project Masjid Jami Soeprapto Soeparno, Zulfarani, mengatakan, pembangunan masjid dipercayakan kepada SPOTLIGHT SPACES, firma arsitektur yang telah berkiprah lebih dari 25 tahun. Proyek ini ditargetkan rampung pada Juni 2026.
“Pembangunan ini lebih dari sekadar membangun fisik bangunan, melainkan juga sebuah amanah mulia yang mengandung nilai ibadah dan tanggung jawab sosial yang besar,” ujar Zulfarani.
Baca juga: Cerita Inspiratif Masjid Affiliate Al Kahfi Bandung, Hasilkan Rp 1,5 Miliar Per Bulan
Adapun fokus utama pihaknya adalah memastikan fasilitas bangunan masjid serta lahan di sekitarnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat, baik warga sekitar maupun mereka yang datang dari jauh.
“Dengan fasilitas lengkap dan desain yang inklusif, kami yakin masjid ini mampu menjadi ikon masjid di Jakarta Timur,” lanjutnya.
Masjid Jami Soeprapto Soeparno tidak hanya akan menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang sosial yang ramah bagi lansia, anak-anak, perempuan, dan penyandang disabilitas.
Rencana fasilitas meliputi taman, lahan parkir luas, serta desain area yang mudah diakses semua kalangan.
Dengan semangat inklusivitas yang kuat, pembangunan masjid ini menjadi upaya nyata keluarga besar Soeprapto Soeparno untuk merawat warisan spiritual, sekaligus menanam kebaikan yang berakar dan berbuah di tengah masyarakat.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya