Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Telkom University–Cyberport Hong Kong Resmi Bersinergi Dorong Inovasi Digital Global

Kompas.com, 17 November 2025, 18:41 WIB
M. Elgana Mubarokah,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com — Telkom University (Tel-U) melalui Bandung Techno Park (BTP) menjalin kolaborasi dengan Hong Kong Cyberport Management Company Limited (Cyberport), sebuah lembaga publik yang menjadi pusat ekosistem digital dan inovasi terkemuka di Hong Kong.

Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat pengembangan ekosistem startup di pasar internasional.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara BTP, Opus Solutions Limited (Hong Kong), dan Telkom University berlangsung di BTP Tel-U, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Senin (17/11/2025).

Rektor Tel-U, Suyanto, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan tonggak penting bagi Tel-U dalam memperkuat posisinya sebagai World Class Entrepreneurial University.

Baca juga: DIgitalisasi Bisa Bantu Petani Sawit Indonesia Hadapi Aturan Ketertelusuran

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat mengakselerasi konektivitas inovasi antara Indonesia dan Hong Kong, serta membuka jalan bagi startup binaan untuk berdampak besar di pasar global,” katanya.

Kolaborasi ini akan fokus pada sektor digital unggulan seperti Artificial Intelligence (AI), FinTech, Smart City, Web 3.0, dan bidang teknologi inovatif lainnya.

Suyanto menjelaskan bahwa Opus Solutions akan berperan sebagai mitra penasihat sekaligus pendukung dalam implementasi kerja sama antara Cyberport dan Tel-U.

Ruang lingkup kerja sama mencakup fasilitasi program, pertukaran startup, kolaborasi riset, serta promosi bersama untuk memperluas jangkauan ekosistem inovasi di kedua negara.

Director General of Hong Kong ETO Jakarta, Stanley Wan, menyampaikan bahwa penandatanganan kerja sama ini merupakan wujud komitmen bersama dalam memperkuat hubungan bilateral serta mendorong kolaborasi lintas batas di bidang inovasi dan teknologi.

“Kerja sama ini membuka gerbang baru bagi peluang kolaborasi strategis, mulai dari pengembangan kecerdasan buatan (AI), hingga smart city dan berbagai sektor potensial lainnya yang mampu memperluas kesempatan bagi startup dan para inovator,” ungkap Stanley.

Sementara itu, Global Ambassador for Indonesia di Cyberport Hong Kong sekaligus CEO Opus Solutions Limited, Dennis Tedja, menambahkan bahwa langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama praktis antara Hong Kong dan Indonesia di bidang inovasi dan teknologi.

“MoU ini merupakan jembatan konkret yang menghubungkan talenta Indonesia, mulai dari founders, inovator, mahasiswa, hingga peneliti, dengan ekosistem startup, investor, dan mitra Cyberport di Hong Kong. Melalui kolaborasi ini, peluang lintas batas bagi talenta muda semakin terbuka, khususnya dalam sektor AI, web-led innovation, smart city, dan industri kreatif digital, sehingga memberikan dampak positif bagi komunitas,” ungkap Dennis.

Baca juga: Digitalisasi Bisa Dorong Sistem Pangan Berkelanjutan

Direktur Bandung Techno Park, Iwan Iwut Tritoasmoro, menambahkan bahwa sinergi antara Cyberport, Opus Solutions, dan BTP akan menghadirkan peluang baru dalam transfer pengetahuan dan kolaborasi bisnis.

Iwan berharap kerja sama ini dapat membangun jembatan kolaborasi yang berkelanjutan antara Indonesia dan Hong Kong, serta mendorong terciptanya ekosistem startup global yang inklusif, kompetitif, dan berorientasi masa depan.

“Kolaborasi ini tidak hanya memperluas jejaring internasional, tetapi juga menjadi katalis bagi pengembangan inovasi digital yang berdampak luas,” jelasnya.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Pramono: Pilah Sampah di Jakarta Capai 23 Persen, 8.615 Fasilitas Pengelolaan Disiapkan
Pramono: Pilah Sampah di Jakarta Capai 23 Persen, 8.615 Fasilitas Pengelolaan Disiapkan
Pemerintah
Indonesia Dinilai Terlambat Terapkan EPR, Produsen Bakal Wajib Biayai Pengelolaan Sampah
Indonesia Dinilai Terlambat Terapkan EPR, Produsen Bakal Wajib Biayai Pengelolaan Sampah
Pemerintah
Peran Teknologi Informatika: Bantu Olah Data Biodiversitas jadi Panduan Kebijakan
Peran Teknologi Informatika: Bantu Olah Data Biodiversitas jadi Panduan Kebijakan
Pemerintah
Geomembrane Tutup Gunungan Sampah Bantargebang Dinilai Bukan Solusi Akhir
Geomembrane Tutup Gunungan Sampah Bantargebang Dinilai Bukan Solusi Akhir
LSM/Figur
Edukasi di Kebun Binatang Perkuat Hubungan Masyarakat dengan Alam
Edukasi di Kebun Binatang Perkuat Hubungan Masyarakat dengan Alam
Pemerintah
Studi Ungkap Emisi Metana dari TPA Jauh Lebih Tinggi dari Perkiraan
Studi Ungkap Emisi Metana dari TPA Jauh Lebih Tinggi dari Perkiraan
Pemerintah
Ahli Ingatkan Ancaman Kerusakan Total 'Great Barrier Reef' Akibat El Nino
Ahli Ingatkan Ancaman Kerusakan Total "Great Barrier Reef" Akibat El Nino
Pemerintah
Dari Ibu Hamil hingga Remaja, Program PASTI Bangun Ekosistem Pencegahan Stunting di Kubu Raya
Dari Ibu Hamil hingga Remaja, Program PASTI Bangun Ekosistem Pencegahan Stunting di Kubu Raya
Swasta
PLTS Atap Dinilai Bisa Perkuat Keandalan Listrik, Kebijakan Kuota Diminta Direvisi
PLTS Atap Dinilai Bisa Perkuat Keandalan Listrik, Kebijakan Kuota Diminta Direvisi
LSM/Figur
Area Berisiko Banjir di Kota Semarang Diproyeksikan Bertambah 2.162 Hektare pada 2039
Area Berisiko Banjir di Kota Semarang Diproyeksikan Bertambah 2.162 Hektare pada 2039
LSM/Figur
ITS Kembangkan Teknologi PLTS Terintegrasi, Efisiensi Daya Bisa Naik 750 Persen
ITS Kembangkan Teknologi PLTS Terintegrasi, Efisiensi Daya Bisa Naik 750 Persen
LSM/Figur
Kupu-Kupu Berpindah Habitat, Ahli Ingatkan Ancaman Krisis Ekosistem
Kupu-Kupu Berpindah Habitat, Ahli Ingatkan Ancaman Krisis Ekosistem
LSM/Figur
Eksploitasi Air Tanah Persulit Mangrove Bantu Selamatkan Kawasan Pesisir
Eksploitasi Air Tanah Persulit Mangrove Bantu Selamatkan Kawasan Pesisir
LSM/Figur
Antisipasi Ancaman Mikroplastik, Pelaku Bisnis Didesak Segera Bertindak
Antisipasi Ancaman Mikroplastik, Pelaku Bisnis Didesak Segera Bertindak
Pemerintah
ICEL: Pengawasan Tambang Rentan Lumpuh Tanpa Transparansi Dokumen Lingkungan
ICEL: Pengawasan Tambang Rentan Lumpuh Tanpa Transparansi Dokumen Lingkungan
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau