Direktur United Nations University Institute for Water, Environment, and Health (UNU-INWEH), Kaveh Madani mengatakan, pengelolaan air yang buruk menjadi penyebab utama "kebangkrutan air" (water bankruptcy).
Ia menganggap krisis iklim jarang menjadi satu-satunya alasan kebangkrutan air.
“Perubahan iklim seperti resesi di atas pengelolaan bisnis yang buruk," tutur Madani.
Bank Dunia telah menyuarakan kekhawatiran cadangan air tawar global yang telah anjlok tajam selama 20 tahun terakhir.
Bumi kehilangan sekitar 324 miliar meter kubik air tawar setiap tahun, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tahunan 280 juta orang atau setara populasi Indonesia. Kehilangan tersebut memengaruhi cekungan sungai utama di setiap benua.
Sebelumnya, pada Selasa (20/1/2026), United Nations (Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB) mengumumkan bahwa dunia telah memasuki keadaan kebangkrutan air.
Baca juga:
Laporan PBB mendefinisikan istilah kebangkrutan air sebagai suatu keadaan ketika penggunaan air jangka panjang melebihi pasokan dan merusak alam. Bahkan, kerusakan sumber daya air yang sedemikian parah berdampak permanen dan tidak dapat dipulihkan.
"Laporan ini mengungkapkan kenyataan yang tidak nyaman: Banyak wilayah hidup melampaui batas kemampuan hidrologisnya, dan banyak sistem air kritis sudah bangkrut," ujar Madani, penulis utama laporan tersebut, dilansir dari laman Universitas PBB, Rabu (21/1/2026).
Selain penggunaan air secara berlebihan, laporan PBB itu menilai, polusi dan krisis iklim juga telah mendorong banyak sistem air hingga melampaui titik pemulihan.
Ke depannya, kebangkrutan air akan resmi diartikan sebagai penarikan berlebihan secara berkelanjutan dari air permukaan maupun air tanah, dibandingkan dengan aliran masuk yang dapat diperbarui dan tingkat deplesinya aman.
Kebangkrutan air juga akan bermakna kerugian sumber daya alam terkait air yang tidak dapat dipulihkan atau terlalu mahal untuk diperbaiki.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya