Penulis
Salah satu hal menarik dari dokumenter ini adalah akses pribadi yang jarang terlihat publik. Kamera mengikuti aktivitas Charles di kediamannya di Highgrove, Inggris barat daya.
Dalam beberapa adegan, ia terlihat memberi makan ayam, memungut telur, dan berjalan menyusuri kebun. Momen-momen ini memperlihatkan kedekatannya dengan alam.
Film ini juga merekam pertemuannya dengan para pemimpin adat atau pada Juli lalu. Pertemuan tersebut menyoroti pentingnya peran masyarakat adat dalam menjaga lingkungan.
Namun, ada juga momen khusus. Charles mengenang perubahan alam di Highgrove.
Saat pertama kali tinggal di Highgrove hampir lima dekade lalu, ia masih sering mendengar suara burung cuckoo dan melihat belalang. Saat ini suara dan pemandangan itu semakin jarang ditemui.
Kenangan tersebut menjadi simbol nyata dari hilangnya keanekaragaman hayati yang ia khawatirkan selama ini.
Dalam dokumenter ini, King Charles III mengakui keterbatasannya sebagai individu.
“Saya hanya bisa melakukan apa yang saya bisa. Itu pun tidak banyak,” katanya.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya