Penulis
KOMPAS.com - Raja Charles III dari Inggris menyuarakan kekhawatirannya terhadap kondisi bumi. Hal tersebut ia sampaikan dalam film dokumenter terbaru berjudul Finding Harmony: A King’s Vision yang akan dirilis di Amazon Prime pada Jumat (6/2/2026).
Dalam film itu, Raja Charles III disebut tampil jujur dan emosional saat membahas kondisi lingkungan dunia saat ini.
Baca juga:
“Arahnya justru semakin mundur,” kata Charles dalam dokumenter tersebut, dilansir dari AFP, Kamis (29/1/2026).
Raja Charles III disebut sebagai tokoh kerajaan yang sejak lama peduli pada isu lingkungan. Selama lebih dari 40 tahun, ia konsisten menyerukan perlindungan alam kepada para pemimpin dunia, institusi besar, dan masyarakat global.
Namun, dalam film ini, nada suaranya disebut terdengar lebih tegas. Penerus tahta Kerajaan Inggris dari Ratu Elizabeth II ini menilai waktu dunia semakin sempit.
“Kita seharusnya sudah melakukan ini sejak lama. Sekarang kita harus bergerak secepat mungkin,” ucap dia.
Raja Charles III dari Inggris memperingatkan dunia yang dinilai semakin mundur dalam perjuangan melawan perubahan iklim.Dalam dokumenter tersebut, Raja Charles III menegaskan bahwa masalah lingkungan tidak hanya soal iklim. Menurutnya, kehilangan keanekaragaman hayati adalah ancaman besar yang sering diabaikan.
“Ini bukan hanya tentang iklim. Ini juga tentang hilangnya keanekaragaman hayati,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa manusia sedang menghancurkan sumber kehidupannya sendiri. Alam yang rusak berarti masa depan manusia ikut terancam.
“Kita sebenarnya sedang menghancurkan cara kita bertahan hidup,” ucapnya.
Menurut Charles, kerusakan alam masih bisa diperbaiki. Namun, ia menyesalkan bahwa upaya tersebut dilakukan terlalu lambat.
“Kita adalah bagian dari alam. Kita bukan sesuatu yang terpisah darinya,” kata Raja Charles III.
Baca juga:
Film ini diproduksi selama tujuh bulan dan dilakukan di empat benua. Dokumenter tersebut menelusuri perjalanan panjang kepedulian Raja Charles III terhadap lingkungan sejak usia muda.
Sebanyak 75 tahun arsip rekaman digunakan dalam film ini. Arsip itu menunjukkan bagaimana Charles terus menyuarakan isu lingkungan jauh sebelum topik ini menjadi perhatian global.
Dokumenter ini juga menyoroti peran The King’s Foundation, lembaga amal yang ia dirikan. Lembaga tersebut aktif mendorong praktik keberlanjutan dan pendidikan lingkungan.
Salah satu contoh nyata ditampilkan melalui proyek Dumfries House di Skotlandia. Tempat ini menjadi pusat praktik pertanian berkelanjutan dan pelestarian alam. Model ini kemudian menginspirasi proyek serupa di berbagai negara.
Film ini diproduksi melalui kolaborasi antara The King’s Foundation, Amazon MGM Studios, dan Passion Planet. Narasi dokumenter dibawakan oleh aktris Hollywood asal Inggris, Kate Winslet.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya