Fasilitas RDF di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, berada di lahan seluas 7,87 hektar, dengan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk sebagai off-taker-nya.
Fasilitas pengelolaan sampah itu berkapasitas 2.500 ton per hari dan menghasilkan RDF minimum 875 ton per hari.
"Kami membangun RDF di Rorotan memang di lahan milik Pemprov DKI Jakarta. Itu sebenarnya lahan untuk permakaman (korban) Covid-19. Lokasinya memang kanan-kiri depan belakangnya itu sawah. Tadinya, dipikir relatif aman, karena sudah di ujung perbatasan juga, ternyata begitulah kondisinya," tutur Asep.
Fasilitas RDF di Rorotan melayani 16 kecamatan di Jakarta, di antaranya Cilincing, Kelapa Gading, Koha, Tanjung prok, Pademangan, dan Penjaringan (Jakarta Utara); Cakung Pulo Gadung, Duren Sawit, Jatinegara, Matraman, Makassar (Jakarta Timur); serta Cempaka Putih, Kemayoran, Johar Baru, Senen (Jakarta Pusat).
"Apabila dihitung efisensi jaraknya, karena memang 16 kecamatan ini cukup jauh dari Bantargebang maka ada penghematan hampir 50 persen. Otomatis itu berpengaruh terhadap efisiensi BBM, pemeliharaan kendaraan dan sebagainya," ujar Asep.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya