Di kawasan tersebut juga tumbuh agatis atau damar yang merupakan spesies endemik Sulawesi. Selain itu, struktur hutan mulai terbentuk dari strata lantai hutan seperti anggrek dan pakis. Bahkan, strata kanopi hutan yang dapat menyediakan habitat bagi burung dan satwa lain.
Salah satu tanaman konservasi yang menarik adalah tanaman eboni atau kayu hitam yang bernilai tinggi dan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk mencapai diameter batang ideal.
“PT Vale Indonesia sudah menanam tanaman eboni lebih dari 80.000 pohon di keseluruhan area reklamasi PT Vale Indonesia,” kata Charles.
Upaya serupa juga dikembangkan di Taman Kehati Sawerigading Wallacea, Sorowako. Spv Nursery and Rehabilitation PT Vale Abkar menjelaskan, kawasan ini dilengkapi nursery, arboretum konservasi eksitu seluas sekitar 5 ha, penangkaran rusa, taman kupu-kupu, hingga showcase area.
Secara keseluruhan, kawasan yang dikelola mencapai 15 ha dengan rencana pengembangan hingga 70 ha.
“Khusus nursery-nya secara produksi, kami memproduksi lebih kurang 700.000 batang atau pohon per tahun dengan tiga kali siklus dalam satu tahun,” ujar Abkar.
Ia menambahkan, terdapat 74 jenis tanaman lokal endemik yang dikumpulkan sebelum penambangan, ditambah 15-20 jenis tanaman pionir. Konservasi eboni juga menjadi program utama di kawasan ini sejak 2006.
Secara keseluruhan, sekitar 90 jenis tanaman dikembangkan untuk mendukung reklamasi, edukasi, dan donasi kepada komunitas serta instansi pendidikan.
Upaya PT Vale Indonesia Tbk melakukan transplantasi terumbu karang menggunakan metode spider di area Bulu Poloe. Tak hanya daratan, PT Vale juga melakukan rehabilitasi pesisir di kawasan Ekowisata Mangrove Pasi-Pasi, Maili, Luwu Timur.
Spv Coordinator PTPM Livelihood PT Vale Indonesia Sainab Husain Paragay mengatakan, perusahaan melakukan transplantasi terumbu karang menggunakan metode spider di area Bulu Poloe bekerjasama dengan komunitas masyarakat.
“Sekarang yang sudah kami tanam sebelumnya itu ada 40 spider. Setiap spider itu ada 25 fragmen karang. Dan ini kami ada penambahan lagi sebanyak 25 dan bulan depan kami akan menanam lagi sebanyak 25 spider,” ujarnya.
Selain transplantasi karang, perusahaan juga melakukan restorasi mangrove sekitar 1 ha dan rehabilitasi lebih dari 200 ha di sekitarnya.
Praktik baik pemulihan lingkungan pesisir oleh PT Vale Indonesia Tbk dengan merestorasi mangrove.Sebanyak 2.000 pohon telah ditanam saat peringatan Hari Mangrove Sedunia dan 2.000 pohon lain menyusul, termasuk pembibitan 5.000 pohon oleh masyarakat setempat.
Program ini dijalankan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan, TNI, dan Polri. Harapannya, pemulihan ekosistem pesisir dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan sekaligus memperbaiki daya serap karbon.
Dalam aspek operasional, Manager Mine Infra, Maintenance, and Development PT Vale Indonesia Hasliana Alimuddin menegaskan, seluruh air limbah tambang diolah sebelum dilepas ke badan air.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya