Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aeon Group dan Baznas Sinergi Pulihkan Layanan Pendidikan dan Kesehatan Pascabencana Sumatra

Kompas.com, 26 Februari 2026, 16:55 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Bencana alam yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir 2025 meninggalkan jejak kerusakan mendalam. Tak hanya infrastruktur fisik, akses anak-anak terhadap pendidikan dan layanan kesehatan masyarakat pun sempat lumpuh.

Menanggapi kondisi tersebut, upaya pemulihan jangka panjang kini menjadi prioritas utama demi mengembalikan kemandirian warga terdampak.

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial (ESG), Aeon Group Indonesia mengumpulkan donasi sebesar Rp 307.300.000, Aeon Jepang sebesar 27.727.548 yen, dan Aeon 1% Club Foundation sebesar 50.000 dolar AS dengan total bantuan diserahkan melalui Baznas RI mencapai sekitar Rp 4,1 miliar.

Fokus utama dari kolaborasi ini adalah memastikan transisi dari masa darurat menuju masa pemulihan berjalan efektif, khususnya pada dua sektor krusial: pendidikan dan kesehatan.

Pendidikan seringkali menjadi sektor yang paling rentan saat bencana terjadi. Rusaknya bangunan sekolah memaksa aktivitas belajar terhenti. Jika dibiarkan, hal ini dapat memicu risiko learning loss bagi generasi muda di Sumatra.

Oleh karena itu, alokasi bantuan pemulihan ini akan difokuskan pada:

  • Rehabilitasi Infrastruktur: Renovasi dua unit sekolah dan tiga unit madrasah yang rusak terdampak bencana.
  • Pendukung Belajar: Penyaluran paket perlengkapan sekolah untuk 600 siswa guna memotivasi mereka kembali ke bangku sekolah.
  • Layanan pemulihan mental anak-anak pascabencana.

“Kami berkomitmen tidak hanya memberikan bantuan darurat, tetapi juga mendukung proses pemulihan jangka panjang. Pendidikan dan kesehatan adalah fondasi masa depan generasi berikutnya,” ujar Presiden Direktur Aeon Indonesia, Takahiro Osugi.

“Harapan kami, langkah kecil ini dapat membantu mempercepat pemulihan pascabencana terutama di sektor pendidikan, dan memberikan semangat baru bagi warga yang sedang bangkit kembali,” lanjut Osugi.

Selain pendidikan, layanan kesehatan menjadi pilar kedua dalam inisiatif ini. Pemulihan layanan kesehatan dasar sangat mendesak untuk mencegah munculnya wabah penyakit pascabencana serta memberikan pendampingan medis bagi warga.

Selain layanan kesehatan, bantuan juga mencakup paket logistik untuk 500 keluarga guna menjaga ketahanan pangan mereka selama masa transisi.

Pimpinan Baznas Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, menekankan kolaborasi ini merupakan bentuk nyata semangat gotong royong. "Baznas telah memasuki fase recovery untuk mempercepat kembalinya kehidupan sosial dan pendidikan agar masyarakat kembali mandiri," ungkapnya.

Baca juga: Bansos Reguler dan untuk Penyintas Sumatera Sudah Cair 90 Persen

Langkah ini diharapkan menjadi pemantik bagi sektor swasta lainnya untuk terus terlibat dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam menjamin kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah yang rentan bencana.

Kegiatan penyerahan donasi turut dihadiri oleh Presiden Direktur Aeon Mall Indonesia, Tetsuya Kimura, dan Presiden Direktur Aeon Delight Indonesia, Masatoshi Sashie (26/2/2026).

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Survei Global Temukan Risiko Greenwashing Meluas di Perusahaan
Survei Global Temukan Risiko Greenwashing Meluas di Perusahaan
LSM/Figur
Penyelamat Iklim yang Terlupakan, Ini Manfaat Padang Lamun untuk Indonesia
Penyelamat Iklim yang Terlupakan, Ini Manfaat Padang Lamun untuk Indonesia
LSM/Figur
Sering Cek Email Kerja Saat Akhir Pekan? Waspada Dampaknya untuk Mental
Sering Cek Email Kerja Saat Akhir Pekan? Waspada Dampaknya untuk Mental
LSM/Figur
Hari Perempuan Internasional, Rayakan Peran Perempuan di Balik Gerai Kopi
Hari Perempuan Internasional, Rayakan Peran Perempuan di Balik Gerai Kopi
Swasta
Terumbu Karang Bisa Tahan Pemanasan Laut akibat Krisis Iklim?
Terumbu Karang Bisa Tahan Pemanasan Laut akibat Krisis Iklim?
LSM/Figur
Masa Depan Pasar Karbon Tergantung Intervensi Pemerintah, Ini Skenarionya
Masa Depan Pasar Karbon Tergantung Intervensi Pemerintah, Ini Skenarionya
Swasta
Dampak Longsor di Bantargebang Menurut Ahli, Akumulasi Gas Metana hingga Air Lindi
Dampak Longsor di Bantargebang Menurut Ahli, Akumulasi Gas Metana hingga Air Lindi
LSM/Figur
Mengapa Longsor Bantargebang Terjadi Berulang? KLH Soroti Bahaya Open Dumping
Mengapa Longsor Bantargebang Terjadi Berulang? KLH Soroti Bahaya Open Dumping
Pemerintah
Akan Dibor Tahun Ini, PGE Siapkan Infrastruktur PLTP Lumut Balai Unit 3
Akan Dibor Tahun Ini, PGE Siapkan Infrastruktur PLTP Lumut Balai Unit 3
BUMN
Awas Penipuan, PBB Sebut 20 Persen Produk Laut Terindikasi Palsu
Awas Penipuan, PBB Sebut 20 Persen Produk Laut Terindikasi Palsu
Pemerintah
Longsor Bantargebang, Berbagai Pihak Serukan Perombakan Tata Kelola Sampah
Longsor Bantargebang, Berbagai Pihak Serukan Perombakan Tata Kelola Sampah
Pemerintah
Dari Operasional hingga Komunitas, Begini Upaya Musim Mas Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender
Dari Operasional hingga Komunitas, Begini Upaya Musim Mas Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender
BrandzView
411 KK di Lombok Diberi Akses Kelola 560 Hektare Hutan lewat Perhutanan Sosial
411 KK di Lombok Diberi Akses Kelola 560 Hektare Hutan lewat Perhutanan Sosial
Pemerintah
Ini Pekerjaan yang Sulit Digantikan AI Menurut Studi Terbaru
Ini Pekerjaan yang Sulit Digantikan AI Menurut Studi Terbaru
Swasta
PLN Perluas Infrastruktur EV, SPKLU di Kemendag Catat Ribuan Transaksi
PLN Perluas Infrastruktur EV, SPKLU di Kemendag Catat Ribuan Transaksi
BUMN
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau