Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Produktivitas Pekerja Indonesia Naik Tiap Tahun, tapi Masih Tertinggal di ASEAN

Kompas.com, 6 Maret 2026, 18:20 WIB
Zintan Prihatini,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

Dalam teori ekonomi klasik, upah biasanya dipengaruhi produktivitas tenaga kerja. Makin besar pekerjaan yang dihasilkan, makin tinggi upah yang diterima.

Sementara itu, dalam teori Efficiency Wage, kenaikan upah justru dapat mendorong peningkatan produktivitas karena pekerja memiliki insentif lebih besar untuk bekerja lebih efektif.

"Enggak bisa kita lihat satu arah saja, 'Upah harus dinaikkan supaya produktivitasnya naik', padahal produktivitas itu juga naik kalau upah juga naik. Itu peran dari pemerintah masuk di situ secara teoritis maupun secara empiris yang sudah dibuktikan dari sisi kelembagaan dan struktural," tutur Deniey.

Deniey turut menyoroti kenaikan Upah Minimum Regional (UMR) yang terjadi hampir setiap tahun. Menurutnya, hal ini tidak selalu berkaitan langsung dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja.

Kebijakan upah minimum pada dasarnya lebih ditujukan untuk menjaga daya beli pekerja di tengah perubahan harga atau inflasi.

"Di beberapa studi juga UMR itu mungkin tidak signifikan mempengaruhi produktivitas, tetapi kalau kita bicara misalnya tingkat upahnya atau jaminan sosial lebih punya dampak yang signifikan terhadap produktivitas," jelas Deniey.

"Tetapi tentu itu juga sudah menjadi paket ya kalau di beberapa perusahaan termasuk upah, jaminan sosial, BPJS ketenagakerjaan itu kan sudah termasuk di dalam paket dan harus disediakan oleh perusahaan," imbuh dia.

Baca juga:

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau