Namun, "kebocoran" hidrogen tetap akan menggeser kimia atmosfer ke arah metana yang lebih tahan lama.
Alex Archibald dari Universitas Cambridge mengingatkan, metana menjadi masalah utama dalam mengejar ekonomi berbasis hidrogen. Sebab, sebagian hidrogen pasti akan bocor ke atmosfer dan akan memperburuk masalah metana yang sudah ada.
Sebaiknya, hidrogen hijau dipakai untuk sektor yang benar-benar mengurangi karbon dioksida (CO2). Lalu, merancang sistem yang kebocorannya sangat minim dan padukan dengan pengendalian metana secara agresif.
Kendati sudah berhati-hati, perbandingan dampaknya dengan bahan bakar fosil masih sangat mencolok.
Pemanasan tidak langsung yang dihasilkan hidrogen tergolong kecil dibandingkan dengan panas langsung yang terperangkap oleh CO2 dari batu bara, minyak, dan gas.
Studi tersebut bisa ditemukan di Research Square.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya