Penulis
KOMPAS.com - Nelayan di Wawonii Tenggara, Sulawesi Tenggara, bisa memanfaatkan rumpon agar pola tangkapnya lebih terencana. Rumpon merupakan alat yang ditempatkan di laut untuk menarik ikan sehingga lebih mudah ditangkap.
Salah satu nelayan dari Desa Roko-Roko, Oscar menuturkan, rumpon membuat proses pencarian ikan lebih efisien, serta lebih hemat biaya bahan bakar dan waktu.
Baca juga:
"Dengan adanya rumpon ini, kami jadi lebih mudah mencari ikan. Biasanya kami harus berjam-jam mencari lokasi, sekarang sudah lebih terarah," ucap Oscar lewat keterangan resmi PT Gema Kreasi Perdana (PT GKP), dilansir Selasa (31/3/2026).
Program pemasangan rumpon ini digagas oleh PT GKP dengan tujuan membangun wilayah dan meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir.
"Beroperasi di wilayah kepulauan, masyarakat pesisir adalah bagian integral dari kemajuan daerah ini. Program rumpon ini kami hadirkan untuk memperkuat produktivitas mereka, sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya laut," kata Community Development Supervisor PT GKP, Muhammad Sahib Fabanyo.
Secara teknis, rumpon berfungsi sebagai titik berkumpulnya ikan di laut. Dengan adanya satu unit rumpon yang sudah terpasang, diharapkan nelayan punya lokasi tangkap yang pasti dan tidak lagi bergantung pada perkiraan atau pengalaman.
Kehadiran rumpon tidak hanya soal hasil tangkapan. Program ini bisa mewujudkan sistem perikanan yang lebih terorganisasi.
"Dengan adanya titik-titik rumpon, nelayan bisa lebih terarah, saling berbagi informasi, dan mulai membangun pengelolaan perikanan yang lebih tertib dan berkelanjutan," ucap perwakilan Koperasi Nelayan Sejahtera dari Desa Teporoko, Ardan.
Baca juga:
Program rumpon PT GKP membantu mengubah pola tangkap nelayan di Wawonii Tenggara, Sulawesi Tenggara, sehingga lebih terencana dan efisien.PT GKP melibatkan masyarakat setempat sejak tahap perencanaan hingga pemasangan rumpon.
Manager Strategic Communications PT GKP, Hendry Drajat menyampaikan, keberhasilan program diukur dari kemandirian masyarakat.
Perusahaan ingin manfaat rumpon ini bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh kelompok nelayan.
Ke depannya, PT GKP berencana menambah titik rumpon di desa-desa lain. Fokus utamanya tetap pada penguatan kapasitas nelayan dalam mengelola hasil tangkap.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya