Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KJRI Promosikan Budaya dan Adat Istiadat Indonesia di Johor Malaysia

Kompas.com, 5 Juni 2023, 09:00 WIB
Hadi Maulana,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

BATAM, KOMPAS.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur, Malaysia, mempromosikan budaya Indonesia di wilayah kerjanya.

Kegiatan yang ditujukan sebagai silang budaya antara Indonesia-Malaysia dengan tema Wonderful Nusantara Festival (WNF) 2023 ini, diselenggarakan berkat kerjasama dengan Jabatan Pendidikan Negeri Johor dan Yayasan Warisan Johor di Kompleks Warisan Sultan Abu Bakar, Johor Heritage Center, Johor Bahru, Minggu (4/6/2023).

Baca juga: Danau Habitat Kura-kura Rote Menyusut, Kerjasama Konservasi Diperkuat

“Kegiatan ini memamerkan kerencaman serta kekayaan budaya dari dua buah negara menerusi persembahan silang budaya, pameran sajian warisan, bahasa dan persuratan, seni lukis dan permainan tradisional,” kata Konsul Jenderal RI di Johor Bahru Sigit Suryantoro Widiyanto melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (4/6/2023).

Kegiatan yang ditujukan silang budaya antara Indonesia - Malaysia dengan tema Wonderful Nusantara Festival (WNF) 2023 ini, diselenggarakan berkat kerjasama dengan Jabatan Pendidikan Negeri Johor dan Yayasan Warisan Johor yang dilaksanakan di Kompleks Warisan Sultan Abu Bakar, Johor Heritage Center, Johor Bahru, Minggu (4/6/2023).DOK KJRI JOHOR BAHRU Kegiatan yang ditujukan silang budaya antara Indonesia - Malaysia dengan tema Wonderful Nusantara Festival (WNF) 2023 ini, diselenggarakan berkat kerjasama dengan Jabatan Pendidikan Negeri Johor dan Yayasan Warisan Johor yang dilaksanakan di Kompleks Warisan Sultan Abu Bakar, Johor Heritage Center, Johor Bahru, Minggu (4/6/2023).
Sigit mengatakan, kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan keragaman budaya dari dua negara, yakni Malaysia (Johor) dan Indonesia.

“Ini merupakan kegiatan perdana dan diharapkan kedepan akan terus dilakukan setiap tahunnya, sehingga hubungan kedua negara, yakni Malaysia-Indonesia bisa teruys terjaga, karena memiliki adat istiadat yang tidak jauh berbeda,” terang Sigit.

Ketua Komite Pariwisata Lingkungan, warisan dan Budaya Negeri Johor Raven Kumar Anak Lelaki Krishnasamy menambahkan Kerajaan Negeri Johor menerusi kerjasama tiga buah jabatan, yakni Konsulat Jenderal Republik Indonesia Johor Bahru, Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur, Jabatan Pendidikan Negeri Johor dan Yayasan Warisan Johor buat julung kalinya menganjurkan Program Silang Budaya bertema WNF 2023.

Terdapat kerencaman serta kekayaan budaya dari dua negara menerusi persembahan silang budaya, pameran sajian warisan, bahasa dan persuratan, seni lukis dan permainan tradisional.

Kegiatan yang ditujukan silang budaya antara Indonesia - Malaysia dengan tema Wonderful Nusantara Festival (WNF) 2023 ini, diselenggarakan berkat kerjasama dengan Jabatan Pendidikan Negeri Johor dan Yayasan Warisan Johor yang dilaksanakan di Kompleks Warisan Sultan Abu Bakar, Johor Heritage Center, Johor Bahru, Minggu (4/6/2023).DOK KJRI JOHOR BAHRU Kegiatan yang ditujukan silang budaya antara Indonesia - Malaysia dengan tema Wonderful Nusantara Festival (WNF) 2023 ini, diselenggarakan berkat kerjasama dengan Jabatan Pendidikan Negeri Johor dan Yayasan Warisan Johor yang dilaksanakan di Kompleks Warisan Sultan Abu Bakar, Johor Heritage Center, Johor Bahru, Minggu (4/6/2023).
“Program ini juga turut memperlihatkan keunikan persembahan tarian oleh empat persatuan pelajar Indonesia di Malaysia, 7 buah sekolah di negeri Johor dan sebuah persembahan finale istimewa dari Sekolah Seni Malaysia, Sekolah Indonesia dan residen Artis Budaya Yayasan Warisan Johor,” terang Raven.

Dari kegiatan silang budaya ini para siswa menampilkan beberapa kegiatan ekstrakurikuler sekolah dengan menampilkan ciri khas budaya kedua negara.

Seperti klub memasak, klub menari, klub menggambar, kaligrafi, permainan tradisional dan fashion show.

Sementara dalam sesi utama, perwakilan budaya Indonesia dan Malaysia akan saling menampilkan persembahan musik dan tari khas budaya tradisional kedua negara.

Kegiatan yang ditujukan silang budaya antara Indonesia - Malaysia dengan tema Wonderful Nusantara Festival (WNF) 2023 ini, diselenggarakan berkat kerjasama dengan Jabatan Pendidikan Negeri Johor dan Yayasan Warisan Johor yang dilaksanakan di Kompleks Warisan Sultan Abu Bakar, Johor Heritage Center, Johor Bahru, Minggu (4/6/2023).DOK KJRI JOHOR BAHRU Kegiatan yang ditujukan silang budaya antara Indonesia - Malaysia dengan tema Wonderful Nusantara Festival (WNF) 2023 ini, diselenggarakan berkat kerjasama dengan Jabatan Pendidikan Negeri Johor dan Yayasan Warisan Johor yang dilaksanakan di Kompleks Warisan Sultan Abu Bakar, Johor Heritage Center, Johor Bahru, Minggu (4/6/2023).
Terakhir penampilan tarian kolosal bersama para peserta dan tamu yang hadir dari kedua negara.

Sementara itu, Ketua Kelompok Belajar (Pokjar) Universitas Terbuka Johor Bahru Zakina mengaku bangga dengan terselenggaranya kegiatan WNF 2023 ini.

“Kegiatan ini perdana digelar di Johor Bahru. Tentunya kami bangga,” terang Zakina.

Zakina berharap WNF 2023 ini akan menjadi agenda tahunan, karena bernilai positif bagi kalangan pelajar di Johor Bahru untuk pelestarian budaya negara serumpun melayu, Indonesia dan Malaysia.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa Indonesia-Malaysia memiliki budaya negara serumpun melayu,” pungkas Zakina.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
RDF Rorotan Dinilai Bukan Solusi Sampah Jakarta
RDF Rorotan Dinilai Bukan Solusi Sampah Jakarta
LSM/Figur
AdaKami Salurkan Bantuan  Kemanusiaan Senilai Rp 1 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh
AdaKami Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 1 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh
Swasta
4 SD Negeri di Kabupaten Tangerang Dapat Edukasi Hidup Bersih dan Sehat
4 SD Negeri di Kabupaten Tangerang Dapat Edukasi Hidup Bersih dan Sehat
Pemerintah
Bulan Menjauh dari Bumi, Benarkah Berdampak pada Iklim dan Manusia?
Bulan Menjauh dari Bumi, Benarkah Berdampak pada Iklim dan Manusia?
LSM/Figur
DLH DKI Jelaskan Penyebab Bau RDF Rorotan, Tak Selalu dari Operasional Fasilitas
DLH DKI Jelaskan Penyebab Bau RDF Rorotan, Tak Selalu dari Operasional Fasilitas
Pemerintah
Hashim Djojohadikusumo Sebut Tambang Ilegal di Indonesia Dibekingi Orang Kuat
Hashim Djojohadikusumo Sebut Tambang Ilegal di Indonesia Dibekingi Orang Kuat
Pemerintah
Indonesia Tetap Jalankan Perjanjian Paris meski AS Angkat Kaki
Indonesia Tetap Jalankan Perjanjian Paris meski AS Angkat Kaki
Pemerintah
RDF Rorotan, Pakar Sarankan Tata Kelola Pemilahan Sampah Diperbaiki
RDF Rorotan, Pakar Sarankan Tata Kelola Pemilahan Sampah Diperbaiki
LSM/Figur
Siasat Semantik di Balik Definisi Sawit
Siasat Semantik di Balik Definisi Sawit
Pemerintah
GHG Protocol Luncurkan Standar Global Baru, Hitung Emisi Sektor Lahan
GHG Protocol Luncurkan Standar Global Baru, Hitung Emisi Sektor Lahan
Swasta
BMI Luncurkan Data Risiko Iklim dan ESG Tingkat Negara
BMI Luncurkan Data Risiko Iklim dan ESG Tingkat Negara
Swasta
Rambut Manusia Jadi Bukti Sejarah Polusi Timbal di AS Selama 100 Tahun
Rambut Manusia Jadi Bukti Sejarah Polusi Timbal di AS Selama 100 Tahun
LSM/Figur
Perubahan Iklim Picu Hilangnya Spesies Pohon Terpenting di Hutan Dunia
Perubahan Iklim Picu Hilangnya Spesies Pohon Terpenting di Hutan Dunia
LSM/Figur
Praktik Sustainability Perusahaan Indonesia Belum Masif, Padahal Rentan Krisis Iklim
Praktik Sustainability Perusahaan Indonesia Belum Masif, Padahal Rentan Krisis Iklim
Pemerintah
SMKN 3 Sendawar Kalimantan Timur Jadi Contoh Sekolah Tangguh Bencana lewat Sobat UT
SMKN 3 Sendawar Kalimantan Timur Jadi Contoh Sekolah Tangguh Bencana lewat Sobat UT
Swasta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau