Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jasa Marga Kembali Berbagi 6.000 Paket Sembako dan Takjil, Catat Jadwalnya

Kompas.com, 30 Maret 2024, 22:04 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Masih dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024, PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menggelar Program Budaya Kita Berbagi (Bukber).

Program ini menyasar mitra kerja seperti security, driver, office boy, cleaning service hingga masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan Kantor Pusat Jasa Marga.

Penyaluran 6.000 Paket Sembako dilaksanakan Rabu (27//3/2024) di Masjid Ar Rahman, Kantor Pusat Jasa Marga bersamaan dengan peringatan Nuzulul Quran.

Direktur Human Capital & Transformasi Bagus Cahya AB mengatakan, Al-Qur’an diturunkan Allah SWT ke muka bumi sebagai tuntunan bagi umat manusia untuk dapat menjadi jalan hidup, membimbing menuju jalan kebaikan yang diridhoi Allah SWT. 

Baca juga: Sasi Laut, Penjaga Ketahanan Pangan di Tengah Ancaman Krisis Iklim

“Bentuk mengimani Al-Qur’an dapat kita lihat pada kesempatan ini saat Jasa Marga mengadakan kegiatan berbagi sembako. Saya berharap amalan baik ini dapat diteruskan oleh seluruh Roadster Jasa Marga dalam mengikuti tuntunan dalam Al-Qur'an untuk menjadi pribadi yang santun dan berakhlak mulia,” ujar Bagus.

Bagus juga mengajak Roadster Jasa Marga untuk mengisi bulan Ramadhan dan malam Nuzulul Quran dengan gembira dan diekspresikan dalam bentuk ibadah kepada Allah SWT, memperbanyak amal sholeh, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan bekerja dengan mengharapkan ridho Allah SWT.

Pada kesempatan yang sama, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengatakan, Bukber merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan sesuai dengan Sustainability Development Goals (SDGs) nomor 2 Tanpa Kelaparan.

Baca juga: Manfaat Teknologi Penginderaan Jauh, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

“Tujuan dari program ini ialah, bertepatan dengan momen Lebaran 2024 bulan penuh berkah, Jasa Marga memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama serta untuk meringankan beban dan memberikan manfaat untuk masyarakat/mitra kerja/karyawan/pelanggan di lingkungan Perusahaan,” ujar Lisye.

Tahun ini melalui Program Bukber Jasa Marga telah menyalurkan paket sembako sebanyak 6.000 Paket Sembako untuk Area Kantor Pusat, Kantor Regional, Kantor Representative Office (RO), Rest Area Jasa Marga Wilayah RO dan Rest Area Wilayah Jabotabek yang masih berlangsung hingga saat ini.

Kemudian berbagi paket takjil akan diberikan kepada para pengguna jalan tol di area Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional dan area PT Jasamarga Transjawa Tol.

Berikut dadwal distribusi takjil pada periode 1-4 April 2024:

a. Selama 4 hari berturut-turut di Gerbang Tol (GT) Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang dengan total 1.000 paket dan GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan total 2.000 paket.

b. Senin, 1 April 2024 di GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 250 paket dan GT Halim Jalan Tol Dalam Kota 250 paket

c. Selasa, 2 April 2024 di GT Karang Tengah Barat Jalan Tol Jakarta-Tangerang sebanyak 250 paket

d. Kamis, 4 April 2024 di GT Cililitan Jalan Tol Dalam Kota sebanyak 250 paket

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Respons Laporan ESDM soal Capaian Bauran EBT, IESR: Hanya Bertambah 1,3 GW
Respons Laporan ESDM soal Capaian Bauran EBT, IESR: Hanya Bertambah 1,3 GW
LSM/Figur
Studi: Mayoritas Percaya Perubahan Iklim Hanya Berdampak pada Orang Lain
Studi: Mayoritas Percaya Perubahan Iklim Hanya Berdampak pada Orang Lain
Pemerintah
Studi Temukan Posisi Knalpot Pengaruhi Jumlah Polusi Udara yang Kita Hirup
Studi Temukan Posisi Knalpot Pengaruhi Jumlah Polusi Udara yang Kita Hirup
Pemerintah
Bauran EBT Sektor Listrik Lampaui Target, Kapasitasnya Bertambah 15.630 MW
Bauran EBT Sektor Listrik Lampaui Target, Kapasitasnya Bertambah 15.630 MW
Pemerintah
Kemenhut Bersihkan 1.272 Meter Gelondongan Kayu Pasca Banjir Sumatera
Kemenhut Bersihkan 1.272 Meter Gelondongan Kayu Pasca Banjir Sumatera
Pemerintah
AS Bidik Minyak Venezuela, Importir Terbesar Justru Fokus Transisi Energi
AS Bidik Minyak Venezuela, Importir Terbesar Justru Fokus Transisi Energi
Pemerintah
Kawasan Keanekaragaman Hayati Dunia Terancam, 85 Persen Vegetasi Asli Hilang
Kawasan Keanekaragaman Hayati Dunia Terancam, 85 Persen Vegetasi Asli Hilang
LSM/Figur
Hiper-Regulasi dan Lemahnya Riset Hambat Pengembangan Energi di Indonesia
Hiper-Regulasi dan Lemahnya Riset Hambat Pengembangan Energi di Indonesia
Pemerintah
B50 Dinilai Punya Risiko Ekonomi, IESR Soroti Beban Subsidi
B50 Dinilai Punya Risiko Ekonomi, IESR Soroti Beban Subsidi
LSM/Figur
Studi Ungkap Dampak Pemanasan Global pada Pohon, Tumbuh Lebih Lambat
Studi Ungkap Dampak Pemanasan Global pada Pohon, Tumbuh Lebih Lambat
LSM/Figur
AS Keluar dari UNFCCC, RI Perlu Cari Alternatif Pembiayaan Transisi Energi
AS Keluar dari UNFCCC, RI Perlu Cari Alternatif Pembiayaan Transisi Energi
LSM/Figur
BMKG Prediksi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Sepekan ke Depan
BMKG Prediksi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Sepekan ke Depan
Pemerintah
AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional, Pakar Sebut Indonesia Cari Alternatif Dana Transisi Energi
AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional, Pakar Sebut Indonesia Cari Alternatif Dana Transisi Energi
LSM/Figur
Polutan Ganggu Kesehatan Burung Laut, Ini Dampak Merkuri dan PFAS
Polutan Ganggu Kesehatan Burung Laut, Ini Dampak Merkuri dan PFAS
LSM/Figur
Krisis Iklim Ancam Juhyo, Fenomena Monster Salju di Jepang
Krisis Iklim Ancam Juhyo, Fenomena Monster Salju di Jepang
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau