Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sambut Art Jakarta, KiN Space Gelar Pameran Galeri Karya 2 Seniman Perempuan

Kompas.com, 2 Oktober 2024, 16:23 WIB
Sri Noviyanti

Editor


KOMPAS.com – Dalam rangka menyambut perhelatan seni tahunan Art Jakarta, KiN Space yang berlokasi di SCBD Park, Jakarta, menghadirkan pameran galeri bertajuk “Daur”. Pameran ini menampilkan karya dua seniman perempuan, Ika Vantiani dan Tennessee Caroline, yang berlangsung mulai Minggu (29/9/2024) hingga 29 September hingga Kamis (31/10/2024).

Mengangkat tema keberlanjutan dan siklus hidup, pameran tersebut mengajak para pengunjung untuk merenungkan dampak keputusan yang dibuat terhadap lingkungan.

Melalui karya seni yang dipamerkan, Daur menawarkan perspektif baru mengenai cara hidup yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan, sekaligus mengundang refleksi terhadap masa depan yang lebih baik.

Baca juga: Kenalkan Budaya dan Keindahan Indonesia, KiN Space SCBD Hadirkan Ruang Belajar dan Bermain Interaktif

Selama Art Week, khususnya pada 4–6 Oktober 2024, KiN Space juga akan menyuguhkan rangkaian acara edukatif dan interaktif, termasuk Curated Special Class dengan tema Leang Leang Cave Adventure: Prehistoric Rock Art dan aktivitas seni di acara Artsy Weekend.

Pengunjung dari berbagai usia dapat mengikuti berbagai kegiatan seni yang menarik seperti storytelling, melukis di batu gua, membuat karya dari paper mache, serta kegiatan seni lainnya seperti face painting, batik nail art, dan floral pattern tattoo.

Area bermain KiN Space.Dok KiN Space Area bermain KiN Space.

“Kami ingin KiN Space menjadi ruang yang dinamis dan penuh kreativitas, di mana seni dan edukasi berjalan beriringan,” ujar Program Head KiN Space Aprina Murwanti dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (2/10/2024).

Ia juga menambahkan bahwa KiN Space berkomitmen menghadirkan pameran-pameran tematik dari berbagai seniman serta menyelenggarakan program-program yang bertepatan dengan momen seni dan hari nasional lainnya.

Sebagai informasi, KiN Space merupakan singkatan dari Kids Nusantara, yakni ruang galeri yang berfokus pada seni, edukasi, dan eksplorasi budaya Indonesia bagi anak-anak dan keluarga.

Tempat tersebut baru saja dibuka pada Juli 2024 di SCBD Park, Jakarta, dan sejak itu telah menyediakan pengalaman yang unik dan seru dengan memadukan pameran seni, area bermain, kegiatan pembelajaran, galeri-retail, dan kafe.

Salah satu sisi tembok di KiN Space.Dok KiN Space Salah satu sisi tembok di KiN Space.

KiN Space dihadirkan dengan tujuan menciptakan lingkungan yang menginspirasi dan mengundang kreativitas bagi pengunjung dari berbagai usia. KiN Space juga mengusung misi untuk menghadirkan seni sebagai media belajar yang menyenangkan dan inklusif, serta menjangkau berbagai bentuk seni, mulai dari prasejarah, tradisional, hingga modern.

Melalui konsep play pedagogy, KiN Space memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan, sehingga menjadi tempat ideal untuk menikmati seni, belajar, dan bersenang-senang. Pendekatan ini bertujuan untuk mendorong pengunjung agar mengapresiasi seni, memahami konteks di balik karya, serta mengembangkan kreativitas diri.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Kasus Pembunuhan Gajah Tanpa Kepala di Riau, 15 Orang Jadi Tersangka
Kasus Pembunuhan Gajah Tanpa Kepala di Riau, 15 Orang Jadi Tersangka
Pemerintah
Hingga Akhir 2025, Xurya Kembangkan Lebih dari 300 Proyek PLTS di Indonesia
Hingga Akhir 2025, Xurya Kembangkan Lebih dari 300 Proyek PLTS di Indonesia
Swasta
Konflik Israel-AS Vs Iran Bisa Picu Transisi Energi di Indonesia?
Konflik Israel-AS Vs Iran Bisa Picu Transisi Energi di Indonesia?
LSM/Figur
Serangan AS-Israel ke Iran Ancam Transisi Energi dan Emisi Global
Serangan AS-Israel ke Iran Ancam Transisi Energi dan Emisi Global
LSM/Figur
Serangan AS-Israel ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, PBB Soroti Pentingnya Energi Terbarukan
Serangan AS-Israel ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, PBB Soroti Pentingnya Energi Terbarukan
Pemerintah
Perang AS-Israel Vs Iran Picu Lonjakan Harga CPO, Petani Sawit Bisa Paling Terdampak
Perang AS-Israel Vs Iran Picu Lonjakan Harga CPO, Petani Sawit Bisa Paling Terdampak
LSM/Figur
Babak Baru Kasus Anak Gajah Mati di TN Tesso Nilo, Polisi Tangkap Tersangka
Babak Baru Kasus Anak Gajah Mati di TN Tesso Nilo, Polisi Tangkap Tersangka
Pemerintah
Mengapa Banyak Karyawan Resign Setelah Dapat THR Lebaran?
Mengapa Banyak Karyawan Resign Setelah Dapat THR Lebaran?
LSM/Figur
Bahan Kimia Abadi PFAS Terdeteksi dalam Makanan Anjing dan Kucing
Bahan Kimia Abadi PFAS Terdeteksi dalam Makanan Anjing dan Kucing
LSM/Figur
AC Bisa Tambah Pemanasan Global di Bumi 0,05 Derajat, Mengapa?
AC Bisa Tambah Pemanasan Global di Bumi 0,05 Derajat, Mengapa?
LSM/Figur
Saat Petani Nilam di Aceh mulai “Bankable”, Ini Peran Data dalam Inklusi Keuangan
Saat Petani Nilam di Aceh mulai “Bankable”, Ini Peran Data dalam Inklusi Keuangan
LSM/Figur
Emisi Gas Rumah Kaca dari Air Limbah Ternyata Jauh Lebih Besar
Emisi Gas Rumah Kaca dari Air Limbah Ternyata Jauh Lebih Besar
LSM/Figur
Serangan AS-Israel ke Iran Picu Harga Minyak Global Naik, Bagaimana Harga BBM di Indonesia?
Serangan AS-Israel ke Iran Picu Harga Minyak Global Naik, Bagaimana Harga BBM di Indonesia?
LSM/Figur
Peneliti BRIN Ingatkan Ancaman Pada Ekosistem Padang Lamun akibat Reklamasi
Peneliti BRIN Ingatkan Ancaman Pada Ekosistem Padang Lamun akibat Reklamasi
Pemerintah
United Tractors Berdayakan Masyarakat Lereng Gunung Arjuno lewat Program Desa UniTy
United Tractors Berdayakan Masyarakat Lereng Gunung Arjuno lewat Program Desa UniTy
Swasta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau