Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wujudkan Inovasi Pendidikan di Banyuwangi, BCA Gelar Karya Sekolah Bakti BCA dan "Appreciation Day"

Kompas.com, 28 Januari 2025, 16:00 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyelenggarakan Gelar Karya Sekolah Bakti BCA dan "Appreciation Day" di Pendopo Sabha Swagata, Banyuwangi, Kamis-Jumat 23–24 Januari 2025.

Acara ini merupakan puncak dari pendampingan BCA terhadap lima Sekolah Bakti BCA di Banyuwangi yang telah berlangsung sejak 2021 dan menandai keberhasilan sekolah binaan Bakti BCA dalam mengembangkan kapasitas, siap berdikari, serta berinovasi.

Lima Sekolah Bakti BCA tersebut adalah SDN 1 Tamansari, SDN 4 Tamansari, SMPN 1 Licin, SMPN 2 Licin, dan SMAN 3 Wongsorejo.

Gelar Karya Sekolah Bakti ini turut dihadiri Vice President CSR BCA Krisbiakto C. Adi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Ahmad Jaenuri, Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno, serta para kepala sekolah terkait.

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menyampaikan, BCA percaya pendidikan adalah fondasi penting untuk memajukan bangsa.

"Melalui Program Sekolah Bakti BCA, kami berfokus pada peningkatan kapasitas guru, pengembangan tata kelola sekolah, serta pengenalan proses belajar mengajar yang inovatif," jelasnya.

"Inovasi yang dihasilkan diharapkan menjadi katalis perubahan positif bagi komunitas pendidikan, tidak hanya untuk sekolah binaan, tetapi juga bagi sekolah-sekolah lainnya di Banyuwangi," Lanjut Hera.

Pada periode September 2024 hingga Januari 2025, BCA telah memberikan pendampingan Sekolah Bakti dalam dua tahap.

Tahap pertama berupa workshop inovasi dan sesi coaching, sementara tahap kedua mencakup persiapan dan pelaksanaan kegiatan Gelar Karya. Dalam kegiatan ini, para guru menampilkan hasil proses pembelajaran inovatif yang telah dirancang selama pembinaan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi para guru dari lima Sekolah Bakti BCA untuk berbagi praktik baik dan menginspirasi rekan-rekan pendidik lainnya di Banyuwangi.

Selain Gelar Karya, BCA mengadakan Appreciation Day untuk memberikan penghargaan kepada sekolah-sekolah binaan atas komitmen dan pencapaian dalam menjalankan program.

BCA kemudian menyerahkan kembali lima sekolah tersebut kepada Dinas Pendidikan Banyuwangi, dengan harapan praktik-praktik baik yang telah diterapkan dapat terus berlanjut dan berdampak positif bagi komunitas pendidikan di sekitar.

Sebelumnya, sekolah Bakti BCA di Lampung, Serang, dan Gunung Kidul telah lebih dulu diserahterimakan kepada Dinas Pendidikan setempat.

Pada 2024 lalu, sebanyak 17 Sekolah Bakti BCA telah mencapai nilai raport di atas rata-rata nasional. BCA juga membina 4 Sekolah Bakti BCA baru, serta 8 sekolah sister tingkat SD dan SMA di Bengkulu, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat Daya.

Sekolah Bakti BCA adalah salah satu inisiatif perusahaan di bidang pendidikan. Selain membina satuan pendidikan agar meningkat mutunya, BCA di bawah payung Bakti BCA secara konsisten memberikan beasiswa dan pelatihan kepada mahasiswa berprestasi di Indonesia sejak 1999.

Hingga saat ini, lebih dari 7.500 mahasiswa program S1 telah menerima dukungan melalui Beasiswa Bakti BCA.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn berharap Sekolah Bakti BCA di Banyuwangi dapat terus menjaga semangat inovasi dan kualitas yang telah dibangun hingga saat ini.

Baca juga: HK Renovasi 6 Sekolah di Jakarta Pusat, Ini Progres Terbarunya

Dia meyakini, Sekolah Bakti BCA ini akan menjadi teladan bagi lingkungan pendidikan di sekitarnya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Banyuwangi.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa langkah nyata di bidang pendidikan dapat menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Mari bersama-sama mendukung pendidikan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” tutup Hera.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Isu Keandalan AI Kini Jadi Sorotan Petinggi Bisnis
Isu Keandalan AI Kini Jadi Sorotan Petinggi Bisnis
Pemerintah
Mayoritas Negara Diproyeksikan Gagal Capai Target Sistem Pangan 2030
Mayoritas Negara Diproyeksikan Gagal Capai Target Sistem Pangan 2030
Pemerintah
Baleg DPR RI Targetkan Pembahasan RUU Masyarakat Adat jadi UU Rampung di Awal 2027
Baleg DPR RI Targetkan Pembahasan RUU Masyarakat Adat jadi UU Rampung di Awal 2027
Pemerintah
Ancaman Laut Dunia, Praktik Illegal Fishing Makin Marak Meski Terus Ditekan
Ancaman Laut Dunia, Praktik Illegal Fishing Makin Marak Meski Terus Ditekan
Pemerintah
Microsoft Pangkas Pembelian Kredit Karbon hingga 80 Persen, Prioritaskan AI
Microsoft Pangkas Pembelian Kredit Karbon hingga 80 Persen, Prioritaskan AI
Pemerintah
Berbagai Tambang Batu Bara RI dengan Kapasitas 760 Juta Ton Berakhir Izinnya hingga 2035
Berbagai Tambang Batu Bara RI dengan Kapasitas 760 Juta Ton Berakhir Izinnya hingga 2035
LSM/Figur
Pemulihan Kawasan Bromo Pasca-Kebakaran Perlu Pertimbangkan Karakter Ekosistem
Pemulihan Kawasan Bromo Pasca-Kebakaran Perlu Pertimbangkan Karakter Ekosistem
LSM/Figur
Pipa Baja Galvanis Spindo Perkuat Jaringan Air Bersih Kubangsari Tasikmalaya
Pipa Baja Galvanis Spindo Perkuat Jaringan Air Bersih Kubangsari Tasikmalaya
BrandzView
135.793 Fasilitas Kesehatan Belum Laporkan Limbah B3, Pakar Ingatkan Risiko Pencemaran Air
135.793 Fasilitas Kesehatan Belum Laporkan Limbah B3, Pakar Ingatkan Risiko Pencemaran Air
LSM/Figur
Ancaman El Niño Buat Pelaku Bisnis Kian Cemas
Ancaman El Niño Buat Pelaku Bisnis Kian Cemas
Pemerintah
Astra Terima Kunjungan Menteri Pariwisata di Desa Sejahtera Astra Kemiren, Perkuat Wisata Berbasis Budaya
Astra Terima Kunjungan Menteri Pariwisata di Desa Sejahtera Astra Kemiren, Perkuat Wisata Berbasis Budaya
Desa Sejahtera Astra
Kemenhut: Ancaman Karhutla di Kawasan Bromo Belum Selesai Meski Api Sudah Terkendali
Kemenhut: Ancaman Karhutla di Kawasan Bromo Belum Selesai Meski Api Sudah Terkendali
Pemerintah
Mengapa Kita Selalu Terlambat Menghadapi Bencana?
Mengapa Kita Selalu Terlambat Menghadapi Bencana?
Pemerintah
Limbah Jagung dan Daun Pepaya Diolah Jadi Penangkal Nyamuk Malaria
Limbah Jagung dan Daun Pepaya Diolah Jadi Penangkal Nyamuk Malaria
LSM/Figur
Bukan Sekadar Teknologi Canggih, Inilah 'Fondasi Tak Kasatmata' Keselamatan PLTN
Bukan Sekadar Teknologi Canggih, Inilah 'Fondasi Tak Kasatmata' Keselamatan PLTN
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau