Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Retret di Magelang, Kepala Daerah Diminta Selesaikan Masalah Kemiskian Ekstrem

Kompas.com - 26/02/2025, 19:23 WIB
Zintan Prihatini,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala daerah yang beberapa waktu lalu dilantik presiden, diminta ikut menyelesaikan permasalahan kemisikinan ekstrem di wilayahnya.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, saat menghadiri Retret Kepala Daerah 2025 di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

“Mari para kepala daerah, kita bahu-membahu bersatu padu untuk mempercepat penanganan (kemiskinan ekstrem),” kata Muhaimin dalam keterangannya, Rabu (26/2/2025).

Baca juga: Kok Kemiskinan Tidak Turun-turun Terutama di Jawa Tengah

Sejauh ini, lanjut dia, pemerintah telah memberlakukan sejumlah kebijakan yakni penyaluran bantuan sosial serta memperluas pembukaan lapangan pekerjaan. Lalu, pemberian subsidi energi bagi kalangan yang membutuhkan, dan meningkatkan layanan sosial.

Menurut Muhaimin, instansinya juga mendapatkan tugas mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan pemerataan kesejahteraan.

Dia meyakini, kerja sama pemerintah pusat dengan daerah langkah akan mendorong pengentasan kemiskinan.

“Karena ini program nasional, saya dan Bapak/Ibu Kepala Daerah tentu harus memiliki kebersamaan agar target graduasi, menaikkan kelas dari kemiskinan menuju berdaya (dapat tercapai),” ucap Muhaimin kepada para kepala daerah.

Swasembada Pangan

Di sisi lain, pemerintah pusat dan daerah juga perlu bekerja sama untuk merealisasikan swasembada pangan.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan hal ini penting dilakukan karena berpotensi memicu krisis berkepanjangan apabila tidak ditangani dengan benar.

Baca juga: Redefinisi Garis Kemiskinan

“Saat terjadi krisis pangan itu akan melompat krisis politik dan konflik sosial terjadi. Sehingga bapak presiden memerintahkan pada kami. Pada saat kami dilantik, dipanggil oleh beliau (Presiden Prabowo), 'Pak Mentan tolong capai swasembada (pangan),” jelas Amran.

Amran mengaku, Kementan telah melakukan berbagai langkah strategis dalam mewujudkan swasembada pangan.

Ini termasuk memperbaiki sistem irigasi di daerah kering dengan menggunakan pompa air ketika terjadi El Nino bersama aparat gabungan. Dengan begitu, panen para petani bisa terjaga dengan baik.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya

Retret di Magelang, Kepala Daerah Diminta Selesaikan Masalah Kemiskian Ekstrem

Retret di Magelang, Kepala Daerah Diminta Selesaikan Masalah Kemiskian Ekstrem

Pemerintah
Lestari Award 2025: Panggung Inspirasi Keberlanjutan Kini Jangkau UMKM dan Regional Asia

Lestari Award 2025: Panggung Inspirasi Keberlanjutan Kini Jangkau UMKM dan Regional Asia

Swasta
Permintaan Makin Tinggi, Ilmuwan Kembangkan Aluminium Berkelanjutan

Permintaan Makin Tinggi, Ilmuwan Kembangkan Aluminium Berkelanjutan

Pemerintah
Kabut Berpotensi Jadi Sumber Baru Air untuk Atasi Kekeringan

Kabut Berpotensi Jadi Sumber Baru Air untuk Atasi Kekeringan

Pemerintah
WWF: 11 Bank di Indonesia Mulai Adaptasi Keuangan Hijau

WWF: 11 Bank di Indonesia Mulai Adaptasi Keuangan Hijau

LSM/Figur
Lepas Liar Satwa ke Alam Bisa Bantu Kurangi CO2, Kok Bisa?

Lepas Liar Satwa ke Alam Bisa Bantu Kurangi CO2, Kok Bisa?

LSM/Figur
Lestari Awards 2025: Merangkul Lebih Banyak, Berjalan Lebih Jauh

Lestari Awards 2025: Merangkul Lebih Banyak, Berjalan Lebih Jauh

Pemerintah
Bukan Makan Siang Bergizi Gratis, Papua Lebih Butuh Akses Pendidikan

Bukan Makan Siang Bergizi Gratis, Papua Lebih Butuh Akses Pendidikan

LSM/Figur
Sido Muncul Raih Penghargaan Proper Kategori Emas dan Green Leadership Utama dari Kementerian Lingkungan Hidup

Sido Muncul Raih Penghargaan Proper Kategori Emas dan Green Leadership Utama dari Kementerian Lingkungan Hidup

BrandzView
Danantara Bisa Percepat Transisi Energi dengan Duitnya, Asal...

Danantara Bisa Percepat Transisi Energi dengan Duitnya, Asal...

LSM/Figur
Aspal Plastik Diklaim Lebih Stabil, Solusi Sampah dan Jalan Berlubang?

Aspal Plastik Diklaim Lebih Stabil, Solusi Sampah dan Jalan Berlubang?

Pemerintah
Atasi Sampah Plastik, KLH Desak Produsen Pilih Kemasan Mudah Didaur Ulang

Atasi Sampah Plastik, KLH Desak Produsen Pilih Kemasan Mudah Didaur Ulang

Pemerintah
Murah tapi Sulit Didaur Ulang, Alasan Sampah Gelas Plastik AMDK Membludak

Murah tapi Sulit Didaur Ulang, Alasan Sampah Gelas Plastik AMDK Membludak

Swasta
KLH Pantau 343 TPA 'Open Dumping' yang Tidak Kelola Sampah

KLH Pantau 343 TPA "Open Dumping" yang Tidak Kelola Sampah

Pemerintah
Danantara Perlu Dorong Produksi 'Green Steel', Ubah PLN Jadi Net Zero

Danantara Perlu Dorong Produksi "Green Steel", Ubah PLN Jadi Net Zero

Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau