Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tekstil Hijau dari Kombucha, Revolusi Fesyen Ramah Lingkungan

Kompas.com, 26 Mei 2025, 16:17 WIB
Add on Google
Monika Novena,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

Caranya dengan menumbuhkan selulosa dalam cetakan berbentuk pakaian. Cara ini berpotensi menghilangkan 15-20 persen limbah material yang biasanya hilang selama pemotongan kain.

Kemajuan ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam produksi tekstil berkelanjutan.

Tantangan adopsi

Namun transisi dari kombucha ke tekstil hijau menghadapi beberapa tantangan sebelum diadopsi secara luas. Metode saat ini hanya dapat menghasilkan selulosa bakteri dalam jumlah kecil.

Para peneliti perlu mengembangkan sistem fermentasi yang lebih besar yang dapat mempertahankan kualitas yang konsisten sambil memenuhi permintaan besar dari produsen pakaian. Ini termasuk merancang bioreaktor baru dan mengoptimalkan kondisi pertumbuhan.

Baca juga: Harus Segmented, Kunci Bisnis Sewa Pakaian untuk Dukung Lingkungan

Penggunaan air menghadirkan tantangan kritis lainnya. Fermentasi membutuhkan sejumlah besar air, yang bertentangan dengan janji ramah lingkungan dari material tersebut.

Para ilmuwan sedang menjajaki pengurangan konsumsi air melalui sistem loop tertutup dan metode fermentasi yang lebih efisien.

Lalu, pengelolaan air limbah asam juga menimbulkan masalah lingkungan yang signifikan.

Selama produksi, fermentasi menghasilkan air asam yang tidak dapat dengan mudah didaur ulang atau digunakan kembali. Produk sampingan ini memerlukan penanganan khusus sebelum dibuang, sehingga menambah kerumitan dan biaya produksi.

Sifat fisik material juga perlu ditingkatkan. Meskipun selulosa bakterial menunjukkan kekuatan yang mengesankan, namun belum dapat menyamai daya tahan dan elastisitas serat sintetis.

Keterbatasan ini dapat membatasi penggunaannya pada jenis pakaian tertentu yang membutuhkan fleksibilitas atau ketahanan tinggi.

Kendati demikian, ilmuwan optimis tentang masa depan teknologi ini karena menawarkan jalur yang menjanjikan menuju mode yang lebih berkelanjutan.

sumber https://happyeconews.com/converting-kombucha-to-green-textiles/

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau