KOMPAS.com - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) makin maju pesat dari ke hari.
Namun teknologi ini disebut membawa dampak pada lingkungan karena dalam upaya mengembangkan AI, perusahaan teknologi akan membangun pusat data yang memerlukan volume air dalam jumlah besar sehingga berpotensi menyebabkan masalah bagi orang-orang yang tinggal di dekatnya.
Dan rupanya, dampak itu telah dirasakan segelintir orang, seperti salahnya Jeff dan Baverly Morris di Newton County, Georgia.
Setelah Meta memulai pembangunan pusat data senilai 750 juta dolar AS di pinggiran Newton County, Georgia, keran air di rumah Beverly dan Jeff Morris mengering.
Rumah pasangan itu, yang menggunakan air sumur, berjarak 1.000 kaki dari pusat data baru Meta.
Beberapa bulan setelah pembangunan dimulai pada tahun 2018, mesin pencuci piring, pembuat es, mesin cuci, dan toilet keluarga Morris semuanya berhenti berfungsi.
Menurut Baverly Morris (71), dalam setahun tekanan air berkurang drastis. Tak lama kemudian, tidak ada air yang keluar dari keran kamar mandi dan dapur.
Baca juga: Kata Menko Pangan Zulhas, Kunci Ketahanan Pangan adalah AI dan Sensor
Jeff Moris (67) kemudian melacak masalah tersebut hingga ke penumpukan sedimen di air. Ia pun menduga kalau penyebabnya adalah konstruksi Meta yang dapat menambah sedimen ke air tanah dan memengaruhi sumur mereka.
Pasangan itu mengganti sebagian besar peralatan mereka mereka pada tahun 2019, lalu menggantinya lagi pada tahun 2021 dan 2024.
Namun, residu kini menumpuk di dasar kolam renang halaman belakang mereka. Keran di salah satu dari dua kamar mandi mereka masih tidak berfungsi.
“Rasanya seperti kami sedang berjuang dalam pertempuran yang tak mungkin dimenangkan, padahal kami tidak ikut serta,” kata Beverly Morris, dikutip dari New York Times, Senin (14/7/2025).
"Saya takut minum air kami sendiri," katanya.
Ia pun menambahkan bahwa telah menghabiskan 5.000 dolar AS untuk masalah air mereka dan tidak mampu membayar 25.000 dolar AS untuk mengganti sumur.
Pengalaman keluarga Morris merupakan salah satu dari sejumlah masalah terkait air yang semakin meningkat di sekitar Newton County ketika raksasa teknologi seperti Meta membangun pusat data di wilayah tersebut di mana sumur-sumur di daerah tersebut rusak, yang menimbulkan biaya air kota melonjak dan kemungkinan menghadapi kekurangan sumber daya vital tersebut.
Situasi telah menjadi begitu parah sehingga Newton County diperkirakan akan mengalami defisit air pada tahun 2030.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya