Penulis
KOMPAS.com – Minat perusahaan dan organisasi berbagi praktik baik keberlanjutan terus meningkat. Setidaknya, hal itu tercermin dari jumlah peserta Lestari Award 2025 mencapai 126 submissions, naik sekitar 40 persen dibanding tahun lalu yang berjumlah 92 submissions.
“Peningkatan ini sekaligus menegaskan semakin banyak organisasi yang ingin berbagi praktik baiknya dalam isu-isu keberlanjutan,” ujar Wisnu Nugroho, VP Sustainability Kompas Gramedia, saat membuka ajang penghargaan Lestari Award 2025, Kamis (2/10/2025) malam.
Jika tahun lalu hanya ada satu kelas, kini Lestari Award hadir lebih inklusif dengan membagi kompetisi ke dalam dua kelas, large enterprises serta medium dan small enterprises.
“Kami percaya, inspirasi bisa hadir dari usaha-usaha kecil juga,” kata Wisnu.
Baca juga: Lestari Summit & Awards 2025: Buah-buahan Lokal dan Coffee Cup Gratis untuk Peserta
Jumlah pemenangnya pun nantinya bertambah. Dari hanya 12 pemenang tahun lalu, kini penghargaan diberikan kepada 16 perusahaan dan organisasi.
Pemenang dari Indonesia akan melanjutkan perjalanan ke level regional untuk berkompetisi dengan pemenang dari Malaysia dan Filipina.
“Hal baik yang dilakukan harus diluaskan dan disebarkan ke semakin banyak orang,” ujar Wisnu.
Dalam kesempatan itu, Wisnu juga memperkenalkan trophy Lestari Award 2025 yang sarat makna.
Bentuknya menyerupai daun yang melengkung, melambangkan pertumbuhan, pembaruan, dan ketangguhan. Warna emas dipilih sebagai simbol kehormatan dan nilai abadi atas aksi keberlanjutan.
"Materialnya ini sumpit dan tusuk sate yang kami kumpulkan dan jumlahnya untuk satu trophy kira-kira ada 3.000 batang yang digunakan," kata Wisnu.
Wisnu menekankan, Lestari Award bukan hanya ajang selebrasi, tetapi juga momentum mempercepat agenda keberlanjutan Indonesia.
“Malam ini kita tidak hanya merayakan capaian, tapi juga semangat, merayakan kolaborasi dan juga harapan. Mari jadikan Lestari Award 2025 sebagai momentum untuk mengabarkan kabar baik dan upaya baik ke seluruh dunia,” ujarnya.
Baca juga: Lestari Summit 2025: Resiliensi Jadi Jalan Menuju Indonesia Emas 2045
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya