Editor
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) menyalurkan bantuan urban farming senilai Rp 1,5 miliar untuk masyarakat prasejahtera di 68 titik di wilayah Jakarta, meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.
Penyerahan bantuan itu dilakukan di sela-sela Pertamina Eco Run 2025, Minggu (23/11/2025). Selain itu, perseroan juga menyalurkan bantuan sebesar Rp 5,5 miliar untuk mendukung 72 program pengelolaan sampah organik dan anorganik di wilayah operasional Pertamina.
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menyampaikan bahwa bantuan urban farming dari Pertamina dapat menjadi tulang punggung nyata untuk menyangga kebutuhan pangan secara mandiri, bagi masyarakat.
Baca juga: Pertamina NRE Terbitkan Kredit Karbon Baru, Diklaim 90 Persen Terjual
“Dengan memberikan bantuan tersebut, baik urban farming dan bantuan pengolahan sampah, secara langsung Pertamina akan memberikan manfaat ekonomi bagi penerima manfaat,” kata Arya dalam keterangan resmi, Kamis (27/11/2025).
Perwakilan dua lokasi turut hadir dalam acara Eco RunFest untuk menerima bantuan secara simbolis, yaitu RW 04, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara dan RW 06, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
Penyerahan simbolis Program Urban Farming dilakukan oleh Komisaris Independen Pertamina, Nanik S Deyang.
Pertamina juga mendukung 72 program pengelolaan sampah organik dan anorganik di wilayah operasi Pertamina senilai Rp 5,5 milar, yang tersebar di 34 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Program ini akan mengelola 977 ton sampah organik dan 1.097 ton sampah anorganik per tahun, dengan total 9.168 orang penerima manfaat.
Penyerahan simbolis Program TJSL Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik dilakukan oleh Direktur Keuangan Pertamina, Emma Sri Martini.
Pada Pertamina Eco Run 2025 juga ada yang spesial, di mana Pertamina memberikan apresiasi kepada tiga peserta difabel berupa kursi roda elektrik. Apresiasi diberikan oleh Komisaris Independen Pertamina, Raden Adjeng Sondaryani.
Sobat difabel telah menunjukkan performa terbaik pada acara Eco RunFest 2025, dengan mencatatkan waktu tercepat pada kategori Eco Run 5K. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan Eco Run membawa semangat inklusivitas dalam penyelenggaraannya.
Mengusung tema Energizing The Unity, Arya menegaskan bahwa Pertamina Eco RunFest 2025 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendorong kesadaran publik terhadap lingkungan dan transisi energi hijau.
Pada ajang Pertamina Eco RunFest 2025, Pertamina masih mengusung konsep keberlanjutan, termasuk menggunakan material ramah lingkungan dan pengelolaan limbah serta sampah, sehingga seluruh sampah dan limbah acara tersebut dapat didaur ulang menjadi barang yang akan bernilai.
Baca juga: Pertamina Dorong Kolaborasi Nasional Menuju Langit Rendah Emisi
Acara ini diharapkan berdampak positif dan memberi manfaat terhadap lingkungan maupun masyarakat.
“Melalui event ini, Pertamina ingin mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keberlanjutan ekosistem lingkungan,” tutup Arya.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya