Menurut survei tersebut, 96 persen perusahaan melaporkan bahwa mereka saat ini menggunakan atau berencana menggunakan, produk keuangan berkelanjutan dalam tiga tahun ke depan.
Baca juga: Startup Biodiversitas Tarik Investor Beragam, Namun Raih Modal Kecil
Instrumen yang paling banyak disebutkan adalah pembiayaan perdagangan hijau dan berkelanjutan (46 persen), diikuti oleh pinjaman berbasis keberlanjutan (40 persen), obligasi hijau (39 persen), serta pembiayaan transisi (37 persen) dan pinjaman hijau (35 persen).
Selain itu, 90 persen pemimpin bisnis juga mengatakan bahwa mereka sekarang mengintegrasikan teknologi iklim ke dalam strategi transisi mereka, termasuk 44 persen yang telah menerapkan pengadaan energi terbarukan, 44 persen dengan peningkatan efisiensi energi, dan 40 persen menggunakan data dan sistem analitik iklim.
Meskipun teknologi iklim semakin menjadi fokus bisnis, namun, 95 persen responden juga mengatakan bahwa mereka merasa solusi pasar yang tersedia tidak mencukupi.
Para pemimpin bisnis melaporkan bahwa solusi kunci yang dibutuhkan untuk mendukung transisi iklim mereka meliputi teknologi energi rendah-karbon yang terjangkau (39 persen), teknologi efisiensi energi untuk operasional (37 persen), penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon yang berskala besar (37 persen), dan alat data, pemantauan, dan analitik iklim (36 persen), sementara 34 persen juga menyebutkan kebutuhan akan teknologi untuk mendekarbonisasi industri berat.
"Tahun 2025 menandai titik balik di mana keberlanjutan secara resmi menjadi strategi keuntungan dan risiko bagi hampir semua perusahaan. Perubahan penting inilah yang menjadi alasan kami meluncurkan strategi ambisius baru untuk mendukung klien kami dalam transisi mereka," ungkap Natalie Blyth, Kepala Global Keuangan & Transisi Berkelanjutan di HSBC.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya