KOMPAS.com - Seekor burung albatros bergelombang untuk kedua kalinya tampak dari kapal penelitian di lepas pantai California tengah, Amerika Serikat (AS).
Hal tersebut menimbulkan pertanyaan tentang mengapa dan bagaimana spesies yang berkembang biak di Kepulauan Galapagos, Ekuador, berani menjelajah sejauh itu ke utara.
Baca juga:
Berdasarkan temuan tersebut, burung albatros terbang di atas lautan sekitar 3.000 mil (sekitar 4.800 kilometer) dari rumahnya di Kepulauan Galapagos.
"Burung dewasa itu tampaknya tidak terburu-buru untuk kembali ke selatan. Aku bahkan tak percaya dengan apa yang kulihat. Aku masih syok," ujar ilmuwan kontrak di Farallon Institute dan sarjana pascadoktoral di University of California, San Diego, Scripps Institution of Oceanograph, Tammy Russel, dilansir dari AP, Senin (2/2/2026).
Seekor burung albatros bergelombang terlihat di California. Spesies terancam punah ini terbang ribuan kilometer dari Galapagos. Apa penyeRussel mencatat bahwa burung berparuh kuning dengan mata kancing hitam yang sama tampaknya terlihat pada bulan Oktober 2025 lalu di lepas pantai California Utara.
Menurut dia, hampir tidak mungkin untuk menentukan mengapa burung rentang sayap delapan kaki (sekitar 2,4 meter) itu bisa sampai sejauh ini.
Russel menduga burung yang menghabiskan sebagian besar hidupnya terbang di atas lautan itu terbawa ke utara oleh badai.
Ada dugaan lain terkait beberapa burung memiliki jiwa petualang dan pergi lebih jauh daripada spesies yang lain.
“Kemungkinan besar ia tidak berkembang biak musim lalu karena burung dewasa bertelur di musim semi dan anak-anak burung meninggalkan sarang pada bulan Januari. Mungkin ia berkelana selama masa istirahatnya dan akan segera kembali ke Galapagos untuk bersatu kembali dengan pasangannya untuk musim berikutnya?" tutur Russel.
Ahli ornitologi kelautan itu menganggap penampakan burung albatros bergelombang sangat istimewa, mengingat berapa lama hewan itu bertahan atau apakah akan kembali lagi masih misteri.
Baca juga:
Seekor burung albatros bergelombang terlihat di California. Spesies terancam punah ini terbang ribuan kilometer dari Galapagos. Apa penyePemimpin proyek eBird di Laboratorium Ornitologi Universitas Cornell, Marshall Iliff mengatakan, burung laut seperti albatros dapat menempuh jarak yang jauh untuk mencari makanan.
Bahkan, ada sejumlah individu yang kemungkinan secara rutin muncul jauh dari rumahnya.
"Bahkan (terbang) di belahan bumi yang salah atau dalam kasus luar biasa di samudera yang salah. Kekurangan makanan dapat mendorong burung untuk berkeliaran, tapi seekor burung juga bisa jadi kecelakaan yang tidak disengaja. Saat ini belum ada bukti bahwa ini bukan kecelakaan," jelas Iliff.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya