KOMPAS.com - Empat dari 10 kasus kanker di dunia disebut bisa dicegah, menurut analisis baru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di bawah naungan PBB.
Hasil studi ini pun menyoroti perlunya dilakukan sejumlah langkah, termasuk pengendalian tembakau, untuk mengurangi risiko dan menyelamatkan nyawa.
Baca juga:
Studi yang juga dilakukan oleh Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) meneliti 30 penyebab kanker yang dapat dicegah, termasuk di antaranya adalah tembakau, alkohol, indeks massa tubuh yang tinggi, kurangnya aktivitas fisik, polusi udara, serta radiasi ultraviolet.
Sembilan infeksi penyebab kanker, seperti human papillomavirus (HPV) yang dapat menyebabkan kanker serviks, juga disertakan untuk pertama kalinya.
WHO mengungkap hampir 40 persen kasus kanker di dunia dapat dicegah. Tembakau, infeksi, alkohol, hingga polusi udara jadi faktor utama.Kanker tetap menjadi penyebab utama penyakit di dunia, yang mengakibatkan hampir 10 juta kematian pada tahun 2020, atau setara dengan satu dari setiap enam kematian, dilansir dari laman resmi United Nations, Rabu (4/2/2026).
Jika tren saat ini berlanjut, jumlah kasus baru diprediksi akan melonjak hingga 50 persen pada tahun 2040.
Hal ini menekankan betapa mendesaknya kebutuhan akan strategi pencegahan yang efektif.
Temuan ini didasarkan pada data dari 185 negara dan mencakup 36 jenis kanker.
Perhitungannya menunjukkan bahwa 37 persen dari semua kasus kanker baru pada tahun 2022 atau sekitar 7,1 juta kasus ternyata berkaitan dengan penyebab yang sebenarnya bisa dicegah.
"Dengan mempelajari pola yang ada di berbagai negara dan kelompok masyarakat, kita bisa memberikan informasi kepada pemerintah dan masyarakat lebih mendalam. Tujuannya adalah membantu mencegah kanker sebelum penyakit itu sempat muncul," kata pimpinan tim WHO untuk pengendalian kanker sekaligus penulis studi, Dr. André Ilbawi.
Baca juga:
WHO mengungkap hampir 40 persen kasus kanker di dunia dapat dicegah. Tembakau, infeksi, alkohol, hingga polusi udara jadi faktor utama.Tembakau disebut sebagai penyebab utama kanker yang dapat dicegah. Tembakau bertanggung jawab atas 15 persen dari semua kasus baru, diikuti oleh infeksi (10 persen) dan konsumsi alkohol (tiga persen).
Kanker paru-paru, lambung, dan serviks mewakili hampir setengah dari semua kasus yang dapat dicegah baik pada laki-laki maupun perempuan.
Kanker paru-paru terutama terkait dengan merokok dan polusi udara, sedangkan kanker lambung sebagian besar disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori. Kanker serviks sebagian besar disebabkan oleh HPV.
Laporan ini juga mencatat perbedaan kanker pada laki-laki dan perempuan.
Studi menyebut beban kanker yang dapat dicegah jauh lebih tinggi pada laki-laki dibanding perempuan.
Di antara kasus kanker baru, 45 persen terjadi pada laki-laki, dibandingkan dengan 30 persen pada wanita.
Pada laki-laki, merokok menyumbang sekitar 23 persen dari semua kasus kanker baru, diikuti oleh infeksi (sembilan persen) dan alkohol (empat persen).
Pada perempuan, infeksi menyumbang 11 persen dari semua kasus kanker baru, diikuti oleh merokok sebesar enam persen dan indeks massa tubuh tinggi sebesar tiga persen.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya