Sebelumnya, Associate Adjunct Professor at the Goldman School of Public Policy of the University of California, Berkeley and Co-Faculty Director of the India Energy and Climate Center, Nikit Abhyankar mengatakan, India telah menjadi pemain utama dalam pasar energi baru terbarukan global.
India menawarkan pengalaman dan pengetahuan berharga bagi Indonesia untuk pengembangan energi terbarukan di dalam negeri.
Salah satunya, India melakukan lelang terbalik atau penawaran kompetitif yang inovatif. Jadi, bukan hanya penawaran kompetitif berskala lima megawatt atau 10 megawatt, melainkan sudah pada skala gigawatt.
Lelang berskala besar menciptakan alur kerja yang cukup dapat diprediksi bagi para pengembang energi terbarukan.
"Itu menarik minat banyak pemain global dan modal global untuk masuk ke India karena mereka tahu bahwa ini akan terjadi berulang kali," ujar Nikit dalam acara CSO Roundtable on Indonesia's 100 GW Solar Power Ambition: Lesson Learned from India and Beyond di Jakarta, Selasa (16/12/2025).
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya