FBN akan terus memajukan penelitian serangga pada masa mendatang untuk mengevaluasi secara menyeluruh dampak lingkungan dari sumber protein baru.
Perkembangan penelitian serangga juga bertujuan memberikan dukungan ilmiah untuk penggunaan berkelanjutan mereka.
Diketahui, maggot saat ini sudah dianggap sebagai sumber protein berkelanjutan yang menjanjikan karena mengandung protein berkualitas tinggi yang setara dengan kedelai.
Maggot bisa menghasilkan protein ini dari berbagai sumber biomassa, termasuk produk sampingan dan residu dari pertanian dan pengolahan makanan atau sampah organik rumah tangga.
Meski demikian, potensi maggot masih menjadi subyek perdebatan yang intens. Apalagi, sedikit yang diketahui tentang emisi GRK selama pemeliharaan mereka.
Studi tersebut setidaknya berupaya menjawab pertanyaan itu secara sistematis untuk pertama kalinya, dengan menyelidiki bagaimana kualitas dan komposisi nutrisi biomassa yang diberikan kepada maggot memengaruhi pertumbuhan, komposisi tubuh, dan emisinya.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya