"Itu yang kami coba paketkan," ucapnya.
Namun, mengumpulkan remaja untuk diedukasi tentang stunting lumayan sulit. PASTI WVI biasanya mengadakan lomba yang bertujuan menyampaikan pesan berunsurkan pencegahan stunting. Atau, meminta bantuan dari organisasi pemuda dan pemerintah desa di Kabupaten Ngawi untuk mengundang banyak remaja.
Baca juga: Pendampingan Selama 3 Bulan, 59 Balita Stunting di Ambon Alami Perbaikan Gizi
Hasil pre dan post test pengetahuan stunting menunjukkan bahwa remaja di Kabupaten Ngawi sudah cukup paham. Namun, hasil monitoring pada Desember 2025 lalu, mengungkapkan kesenjangan antara pengetahuan tentang pencegahan stunting dan implementasi di lapangan.
"Memang agak jauh, kami harus mengakuinya, untuk Kabupaten Ngawi sendiri sebenarnya pengetahuannya cukup bagus, sudah di atas 70-80 persen, tapi kemudian tidak mesti pengetahuan itu menjadi perilaku, mereka tahu makanan yang bergizi, tapi untuk langsung melakukannya susah," ujar Hotmianida.
Partner Akselerasi Penurunan Stunting di Indonesia (PASTI) merupakan program kemitraan antara Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) dengan Tanoto Foundation, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), dan PT Bank Central Asia Tbk. Program percepatan pencegahan stunting dan perbaikan status gizi di Indonesia hingga Januari 2027 ini diimplementasikan oleh WVI dan didukung Yayasan Cipta.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya