Aktor sekaligus pegiat lingkungan, Ramon Tungka menyebut, tidak ada istilah kontribusi yang tidak berharga atau sia-sia dalam urusan penyelamatan lingkungan hidup,karena setiap elemen sekecil apa pun memiliki dampak berantai.
"Tidak ada kontribusi yang sia-sia dalam menjaga alam, sekecil apa pun nominal atau aksi yang kita berikan, melalui Kawan Konservasi," tutur Ramon,
Ia mengingatkan, setiap orang punya peran masing-masing, di mana masyarakat perkotaan bisa mendukung dengan menyalurkan dana agar orang-orang di tapak yang menjaga hutan dan laut secara langsung.
Baca juga: Dorong Konservasi dan Ekonomi, Masyarakat Kampung Salafen Uji Coba Wisata Buka Sasi
"Banyak orang merasa kontribusinya terlalu kecil untuk membuat perubahan di bumi ini, padahal perubahan besar selalu dimulai dari banyak langkah kecil yang dikumpulkan bersama," ujar Ramon, memberikan dorongan moral bagi para pengunjung CFD yang masih ragu untuk memulai langkah nyata mereka.
Senada, aktris dan pegiat lingkungan hidup serta satwa, Manohara Odelia, menggarisbawahi pentingnya membangun kesadaran kolektif untuk mendukung komunitas lokal yang hidup berdampingan secara langsung dengan ekosistem sensitif.
Sebagai garda terdepan perlindungan lingkungan, masyarakat adat menjadi pihak paling dekat sekaligus merasakan dampak langsungnya jika alam rusak.
"Kesadaran kolektif dari kita yang tinggal di perkotaan untuk mendukung mereka akan menciptakan perubahan yang masif, karena semakin banyak orang yang terlibat dalam program Kawan Konservasi ini, maka akan semakin besar pula dampak nyata yang bisa kita hadirkan untuk bumi Indonesia," tuturnya.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya