Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tahun 2030, Tak Akan Ada Lagi Pembangunan "Landfill" Baru

Kompas.com - 22/07/2023, 10:23 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) disebut tak akan membangun landfill atau tempat pemrosesan akhir (TPA) baru pada tahun 2030 mendatang.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rosa Vivien Ratnawati dalam diskusi Pengayaan Isu Carbon Trading KLHK-Kompas di Jakarta, Jumat (21/7/2023).

“Pertama, tidak ada penambahan landfill baru. Kami sudah bicara dengan Kementerian PUPR dan mereka setuju di tahun 2030, enggak bangun TPA lagi yang baru,” tegas Rosa.

Jadi, apabila Kementerian PUPR ingin membangun TPA baru, maka hanya bisa dilakukan sebelum tahun 2030 tiba.

Sehingga, nantinya pada tahun 2030 mendatang akan dilakukan landfill mining.

Baca juga: Tempat Pemrosesan Akhir Sampah Landfill Sudah Waktunya Ditinggalkan

Mengutip laman Unit Pengelola Sampah Terpadu Dinas Lingkungan Hidup (UPST DLH) Provinsi DKI Jakarta, landfill mining merupakan suatu pendekatan yang digunakan untuk pengembangan kapasitas Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPST) dalam memperluas atau menambah luas lahannya. Contohnya, untuk di Jakarta dilakukan di TPST Bantargebang.

Landfill mining juga dapat diartikan senagai penambangan lahan urug zona tidak aktif dengan karakteristik sampah yang sudah terdekomposisi agar bisa digunakan kembali.

Ini merupakan roadmap (peta jalan) menuju zero waste zero emission (bebas sampah bebas emisi) pada tahun 2050.

Selain tidak ada penambahan landfill baru, zero open burning (pembukaan lahan tanpa membakar), dan peningkatan pengelolaan sampah yang tidak masuk landfill (diluar pengomposan/3R) melalui PLTSa/RDF/SRF dan pemanfaatan lainnya.

Sebagai contoh, bahan baku pupuk organik, biodigester sampah, dan magot sampah biomass, maupun 50 persen industri menggunakan kertas daur ulang dalam negeri.

Sementara para tahun 2040, 100 persen industri daur ulang kertas menggunakan kertas daur ulang dalam negeri dan tidak ada pembuangan sampah dari landfil.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya

Tiga Grup Media Luncurkan AEPIC, Konsorsium Keberlanjutan Pertama di Asia

Tiga Grup Media Luncurkan AEPIC, Konsorsium Keberlanjutan Pertama di Asia

Swasta
Pengukuran Serentak Intervensi Stunting Baru Capai Separuh dari Target

Pengukuran Serentak Intervensi Stunting Baru Capai Separuh dari Target

Pemerintah
Bedah Telerobotik Bantu Masalah Akses dan Kekurangan Dokter Spesialis

Bedah Telerobotik Bantu Masalah Akses dan Kekurangan Dokter Spesialis

Swasta
Emisi Sektor Energi 2023 Pecahkan Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Emisi Sektor Energi 2023 Pecahkan Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

LSM/Figur
Patahkan Mitos, Restorasi Gambut di Indonesia Tembus 5,5 Juta Hektar

Patahkan Mitos, Restorasi Gambut di Indonesia Tembus 5,5 Juta Hektar

Pemerintah
3 Upaya Memangkas Emisi Sektor Industri

3 Upaya Memangkas Emisi Sektor Industri

LSM/Figur
Alam dan Ekosistem Baik, Populasi Orangutan di TN Sebangau Meningkat

Alam dan Ekosistem Baik, Populasi Orangutan di TN Sebangau Meningkat

Pemerintah
Transaksi Ekonomi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Capai Rp 1,13 Triliun

Transaksi Ekonomi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Capai Rp 1,13 Triliun

Pemerintah
Pelatihan Pembuatan Tas Rajut Terus Berlanjut, Bantu Ekonomi Ibu Rumah Tangga

Pelatihan Pembuatan Tas Rajut Terus Berlanjut, Bantu Ekonomi Ibu Rumah Tangga

Swasta
Kontak Erat di Rumah Risiko Terbesar Penularan TBC pada Anak

Kontak Erat di Rumah Risiko Terbesar Penularan TBC pada Anak

Pemerintah
Kendaraan, Pembakaran, hingga Pabrik Penyebab Udara Jabodetabek Buruk

Kendaraan, Pembakaran, hingga Pabrik Penyebab Udara Jabodetabek Buruk

Pemerintah
Kembangkan Hidrogen Hijau, Pemerintah Siapkan Insentif hingga Keringanan Pajak

Kembangkan Hidrogen Hijau, Pemerintah Siapkan Insentif hingga Keringanan Pajak

Pemerintah
Perlindungan Hak Masyarakat Adat dalam Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Perlindungan Hak Masyarakat Adat dalam Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Pemerintah
KLHK Setop Operasional 3 Perusahaan, Cemari Udara

KLHK Setop Operasional 3 Perusahaan, Cemari Udara

Pemerintah
Pertamina International Shipping Salurkan Ratusan Hewan Kurban dari Kapal Sampai Terminal

Pertamina International Shipping Salurkan Ratusan Hewan Kurban dari Kapal Sampai Terminal

Swasta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com