Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bersama Infiniti Realty, Kopassus Salurkan Paket Bansos Warga di Serang

Kompas.com, 1 April 2024, 08:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Realty) kembali menggelar acara penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada warga di Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang dan sekitarnya, Jumat (29/3/2024).

Kali ini, aktivitas penyaluran bansos dilaksanakan bersama tim Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Grup 1 Banten. 

Danyon Kopassus Grup 1 Banten Mayor Infantri Edy Wahyu Satriyadi mengatakan, penyaluran bansos yang digelar Kopassus bersama Infiniti Realty diharapkan bermanfaat bagi masyarakat terutama saat bulan suci Ramadhan.

Baca juga: Jasa Marga Kembali Berbagi 6.000 Paket Sembako dan Takjil, Catat Jadwalnya

Dia juga berpesan kepada masyarakat sekitar MGK untuk terus menjaga keamanan dan kondusifitas lingkungan sekitar. 

“Jika ada masalah, mari kita tangani bersama. Baru kali ini saya melihat warga dan manajemen perumahan sangat kompak. Ini kerjasama yang patut dicontoh banyak pihak,” tegas Edy.

Penegasan yang sama disampaikan Kapolsek Cikande Kompol Andri Surya Kurniawan dan Danramil Cikande Kapten Inf Jakson Beay.

Mereka meminta masyarakat turut menjaga lingkungan perumahan tersebut agar tetap aman, harmonis dan kondusif. 

“Kami akan tetap menjaga keamanan di area ini dan diharapkan warga MGK bisa tenang tinggal di lokasi perumahan ini,” kata Andri. 

Kepedulian Pengembang

Direktur Utama Infiniti Realty Samuel S Huang menjelaskan, kegiatan pemberian bansos untuk masyarakat adalah bagian dari kepedulian dan tanggungjawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Baca juga: Huawei Perkuat Kompetensi Digital Santri di 12 Kota Indonesia

Kegiatan sosial seperti ini rutin diadakan selama 7 hari berturut-turut di Kantor Pemasaran MGK.

Dia berharap aktivitas sosial seperti ini dapat pula dilakukan oleh pengembang lain di Kabupaten Serang, sehingga situasi harmonis di lingkungan perumahan dan sekitarnya tetap terjaga baik. 

“Marilah kita terus menjaga kerapihan, kebersihan dan keamanan di dalam dan luar lingkungan perumahan,” ujar Samuel, dalam keterangan tertulis, Senin (1/4/2024).

Perumahan Mulia Gading Kencana berlokasi di Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Pengembang akan membangun sekitar 2.000 unit rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), guna mendukung Program Sejuta Rumah.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Dua Desa di Kaltim Ditetapkan Jadi Area Konservasi Pesut Mahakam
Dua Desa di Kaltim Ditetapkan Jadi Area Konservasi Pesut Mahakam
Pemerintah
Studi Ungkap 50 Persen Perairan Dunia Terkontaminasi Sampah
Studi Ungkap 50 Persen Perairan Dunia Terkontaminasi Sampah
LSM/Figur
Volume Sampah Dunia Diprediksi Melonjak 80 Persen pada 2050
Volume Sampah Dunia Diprediksi Melonjak 80 Persen pada 2050
Pemerintah
Ambisi Korsel: 60 Persen Motor Pengirim Barang Wajib Listrik pada 2035
Ambisi Korsel: 60 Persen Motor Pengirim Barang Wajib Listrik pada 2035
Pemerintah
Inggris Berencana Pangkas Pendanaan Iklim untuk Negara Berkembang
Inggris Berencana Pangkas Pendanaan Iklim untuk Negara Berkembang
Pemerintah
Bali Jadi Pusat Pariwisata, tapi Sampah Lautnya Kian Meningkat
Bali Jadi Pusat Pariwisata, tapi Sampah Lautnya Kian Meningkat
Pemerintah
Disebut Asia Tenggara Kontributor Terbesar, Kenapa Kadar Metana di Awal Tahun 2020-an Pecah Rekor
Disebut Asia Tenggara Kontributor Terbesar, Kenapa Kadar Metana di Awal Tahun 2020-an Pecah Rekor
Pemerintah
Peneliti Kaitkan Naiknya Kasus Gigitan Hiu dengan Perubahan Iklim
Peneliti Kaitkan Naiknya Kasus Gigitan Hiu dengan Perubahan Iklim
Pemerintah
Tren Global Predator Darat Berburu di Pesisir, Lebih dari 7.000 Penguin di Argentina Mati Selama 4 Tahun
Tren Global Predator Darat Berburu di Pesisir, Lebih dari 7.000 Penguin di Argentina Mati Selama 4 Tahun
LSM/Figur
SBTi Siapkan Standar Emisi Nol Bersih Baru bagi Industri Otomotif
SBTi Siapkan Standar Emisi Nol Bersih Baru bagi Industri Otomotif
LSM/Figur
Uni Eropa Terancam Kekurangan Bahan Mentah untuk Transisi Energi Bersih
Uni Eropa Terancam Kekurangan Bahan Mentah untuk Transisi Energi Bersih
Pemerintah
Patahkan Stigma, Inilah Kisah Kolaborasi Petani dengan Industri Tambang yang Bertanggung Jawab
Patahkan Stigma, Inilah Kisah Kolaborasi Petani dengan Industri Tambang yang Bertanggung Jawab
Swasta
United Tractors Cabang Padang Raih Penghargaan Kementerian UMKM
United Tractors Cabang Padang Raih Penghargaan Kementerian UMKM
Swasta
Menteri LH Larang Insinerator Mini di Bandung, Benarkah Emisinya Lebih Berbahaya?
Menteri LH Larang Insinerator Mini di Bandung, Benarkah Emisinya Lebih Berbahaya?
LSM/Figur
RDF Rorotan Bantu Kurangi Beban Bantargebang, Ini Cerita Warga
RDF Rorotan Bantu Kurangi Beban Bantargebang, Ini Cerita Warga
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau