Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 23 Juni 2024, 19:00 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

KOMPAS.com – Lestari Awards 2024 resmi mengumumkan daftar juri yang akan terlibat dalam ajang penghargaan bergengsi berfokus pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) ini.

Penghargaan yang diorganisasi oleh KG Media ini adalah upaya mengajak seluruh partisipan memberikan kontribusi nyata demi meningkatkan kesadaran, mendorong perubahan, dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan di dunia.

Project Manager Lestari Awards Dimas Fikhriadi Soeparan mengatakan, Lestari Awards diharapkan mampu menjadi ajang yang dapat mengapresiasi program keberlanjutan dari perusahaan atau pelaku industri secara objektif.

Baca juga: Cara Daftar Lestari Awards 2024, Penghargaan Perusahaan Peduli SDGs

“Untuk mewujudkan harapan tersebut, KG Media bekerja sama dengan lembaga dan figur yang memiliki kiprah serta rekam jejak yang kredibel di bidang sustainability (keberlanjutan) untuk berperan sebagai Award Assessors,” kata Dimas dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (23/6/2023).

Dia menambahkan, KG Media juga menjalin kerja sama dengan EY Indonesia dalam mengembangkan framework yang komprehensif untuk menilai program-program dari para peserta

Kerja sama tersebut dijalin guna memastikan penilaian dilakukan secara independen, menyeluruh, dan objektif.

“Hasil penilaian dan keputusan pemenang dapat dipertanggungjawabkan dan memiliki kredibilitas tinggi, sesuai dengan tujuan Lestari Awards untuk memberikan apresiasi yang layak kepada program-program sustainability terbaik,” tutur Dimas.

Terdapat 12 kategori penghargaan dalam Lestari Award 2024, masing-masing akan dinilai oleh dewan juri baik secara langsung maupun tidak langsung.

Baca juga: Resmi Dibuka, Ini 12 Kategori Penghargaan Lestari Awards 2024

Dewan juri terdiri atas berbagai latar belakang, termasuk para praktisi, pemerhati, hingga para pimpinan dari sejumlah asosiasi yang terjun langsung mengamati perkembangan SDGs di Indonesia.

Seluruh juri yang bergabung dengan Lestari Awards memiliki pengalaman yang sudah teruji, perspektif yang kuat, serta keahlian yang mumpuni dalam bidangnya masing-masing.

Hingga 21 Juni 2024, ada enam juri yang resmi bergabung dalam Lestari Award. Deretan nama juri dalam penghargaan ini adalah:

Putra Adhiguna (Managing Director Energy Shift Institute)

Putra Adhiguna adalah pimpinan Energy Shift Institute, sebuah lembaga nirlaba yang fokus pada transisi energi di Asia.

Ia memiliki gelar Sarjana Teknik dari ITB dan gelar Master Kebijakan Publik dari LSE. Putra Adhiguna sering dimintai pendapat oleh para pemangku kepentingan.

Baca juga: Lestari Awards 2024 Resmi Dibuka, Ajang Bagi Pelaku Industri Wujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Dr. Aretha Aprilia, ST, MSc (Head of Environment Unit at UNDP Indonesia)

Dr. Aretha Aprilia menjabat sebagai Kepala Unit Lingkungan Hidup di UNDP Indonesia. Ia memimpin berbagai inisiatif terkait pengelolaan sumber daya alam dan energi berkelanjutan.

Aretha memiliki gelar PhD dari Universitas Kyoto dan MSc dari Universitas Wageningen, serta telah menerima penghargaan “Green Talents 2017” dari Jerman.

Rika Anggraini (Communication & Partnership Director Yayasan Kehati)

Rika Anggraini adalah Direktur Komunikasi dan Kemitraan di Yayasan KEHATI. Berpengalaman lebih dari 25 tahun di bidang komunikasi, pemasaran sosial, dan penggalangan dana.

Sebelumnya, dia menjabat sebagai GM Corporate Communication di The Body Shop Indonesia.

Bernardus Djonoputro (VP EAROPH & CEO Rebana Metropolitan Management Agency Government of West Java)

Bernardus Djonoputro adalah adalah seorang praktisi senior dan ahli dalam pembiayaan infrastruktur, perencanaan kota, dan pengembangan kota.

Dia telah memegang peran senior di berbagai perusahaan internasional, termasuk American Express, EY, PwC, dan Deloitte Southeast Asia.

Baca juga: Pendaftaran Resmi Dibuka, Lestari Awards 2024 Ajak Pelaku Industri Ciptakan Masa Depan yang Lebih Baik

Dr. Nofrisel, SE, MM, CSLP, ESLog (Chairman of the Expert Board of Asosiasi Logistik Indonesia)

Dr. Nofrisel adalah Ketua Dewan Pakar Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) dan ahli dalam manajemen strategis, rantai pasokan, dan logistik. Ia menjabat sebagai penasihat dan direktur di beberapa perusahaan serta mengajar di berbagai institusi.

Ir. Sentagi Sesotya Utami, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU

Ir. Sentagi Sesotya Utami adalah Manajer Bagian Keberlanjutan Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia memimpin program keberlanjutan lingkungan di kampus, termasuk pengurangan limbah dan konservasi energi.

Di bawah kepemimpinannya, UGM meraih peringkat ke-34 dunia dan peringkat ke-3 di Indonesia sebagai Kampus Hijau Berkelanjutan menurut Pemeringkatan Dunia UI Greenmetric pada tahun 2022.

Pendaftaran Lestari Awards & Summit 2024 resmi dibuka pada Mei 2024 hingga akhir Juni 2024. Semua pihak yang memiliki perhatian untuk tujuan pembangunan berkelanjutan diundang untuk berkolaborasi dan membangun bangsa Indonesia melalui partisipasi dalam ajang ini.

Kami mengundang perusahaan yang memiliki program keberlanjutan dan menginspirasi publik untuk mendukung akselerasi pencapaian SDGs di Indonesia. Kunjungi: lestari.kgmedia.id/award.

Baca juga: Lestari Gathering Sukses Digelar, Usung Tema Kolaborasi untuk Keberlanjutan

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Perkuat Jejaring Diaspora, Festival Indonesia Digelar untuk Pertama Kali di Chiba Jepang
Perkuat Jejaring Diaspora, Festival Indonesia Digelar untuk Pertama Kali di Chiba Jepang
LSM/Figur
Penangkapan Ikan Marak Pakai Bom, Terumbu Karang di Indonesia Terancam
Penangkapan Ikan Marak Pakai Bom, Terumbu Karang di Indonesia Terancam
Pemerintah
Akibat Perubahan Iklim, Paus dan Lumba-lumba, Makin Sering Terdampar di Pesisir
Akibat Perubahan Iklim, Paus dan Lumba-lumba, Makin Sering Terdampar di Pesisir
LSM/Figur
Pangkas Kesenjangan, Operasi Transplantasi Kornea Pertama Resmi Digelar di Ternate
Pangkas Kesenjangan, Operasi Transplantasi Kornea Pertama Resmi Digelar di Ternate
Swasta
Studi: Memanen Air Hujan dari Atap Jadi Solusi Atasi Suhu Ekstrem di Perkotaan
Studi: Memanen Air Hujan dari Atap Jadi Solusi Atasi Suhu Ekstrem di Perkotaan
Pemerintah
Pembangkit Listrik Tenaga Angin Didorong Pakai Teknologi Perlindungan Satwa
Pembangkit Listrik Tenaga Angin Didorong Pakai Teknologi Perlindungan Satwa
Pemerintah
Pengetahuan Jadi Bekal Petani dan Perajin Pangan untuk Lebih Mandiri
Pengetahuan Jadi Bekal Petani dan Perajin Pangan untuk Lebih Mandiri
Swasta
Sistem Kesehatan Asia Pasifik Hadapi Tekanan Ganda dari Perubahan Iklim dan AI
Sistem Kesehatan Asia Pasifik Hadapi Tekanan Ganda dari Perubahan Iklim dan AI
Pemerintah
Emisi NOx Indonesia Naik 50 Persen, Hotspot Polusi Tersebar hingga Kawasan Hilirisasi
Emisi NOx Indonesia Naik 50 Persen, Hotspot Polusi Tersebar hingga Kawasan Hilirisasi
LSM/Figur
Hilirisasi Mineral Dorong Ekonomi ke Daerah, tetapi Manfaatnya Belum Merata
Hilirisasi Mineral Dorong Ekonomi ke Daerah, tetapi Manfaatnya Belum Merata
Pemerintah
Adopsi AI Meningkat, Para CEO Pertimbangkan Pengurangan Tenaga Kerja
Adopsi AI Meningkat, Para CEO Pertimbangkan Pengurangan Tenaga Kerja
LSM/Figur
Studi Ungkap Garam Laut dari Pulau Lombok Terkontaminasi Mikroplastik
Studi Ungkap Garam Laut dari Pulau Lombok Terkontaminasi Mikroplastik
Pemerintah
Populasi Gajah Sumatera Tersisa 900-1.350 Ekor, Kemenhut Susun Strategi Konservasi
Populasi Gajah Sumatera Tersisa 900-1.350 Ekor, Kemenhut Susun Strategi Konservasi
Pemerintah
Deteksi Dini Jadi Kunci Cegah Kebakaran Meluas di TNBTS
Deteksi Dini Jadi Kunci Cegah Kebakaran Meluas di TNBTS
LSM/Figur
Tak Sekadar Bantu Ekonomi, TJSL PLN Dorong Nelayan Jaga Laut dan Buka Lapangan Kerja
Tak Sekadar Bantu Ekonomi, TJSL PLN Dorong Nelayan Jaga Laut dan Buka Lapangan Kerja
BUMN
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau