Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

WWF Indonesia Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Lewat Kampanye Beyond Wildlife

Kompas.com - 06/12/2024, 21:46 WIB
Zintan Prihatini,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Yayasan WWF Indonesia meluncurkan kampanye bertajuk Beyond Wildlife, Untuk Indonesia dengan tema “Eco Echo”, untuk menyerukan kepada masyarakat soal pentingnya melestarikan lingkungan, Kamis (5/12/2024).

CEO Yayasan WWF Indonesia Aditya Bayunanda menyebut, kampanye ini merupakan upaya pengingat bagi publik bahwa pelestarian alam bukan hanya satwa liar, tetapi juga tentang keberlanjutan hidup manusia. 

Aditya menjelaskan, tema Eco Echo digunakan sebagai simbol untuk menggemakan aksi, mengapresiasi, serta ajakan kolaborasi berbagai pihak dalam pelestarian alam.

Baca juga:

“Kampanye Beyond wildlife ini adalah upaya untuk mengaungkan aksi-aksi penyelamatan bumi, untuk memberikan inspirasi, bahwa segalanya mungkin jika kita berkolaborasi," ujar Aditya dalam keterangan tertulis, Jumat (6/12/2024).

Menurut dia, kampanye diluncurkan merujuk pada keadaan Bumi yang tertera dalam laporan Living Planet 2024 WWF. Laporan tersebut mengungkapkan, terjadi penurunan 73 persen populasi satwa liar dalam kurun 50 tahun.

Disinyalir, Bumi juga mendekati titik kritis berbahaya yang dapat menimbulkan ancaman besar bagi manusia.

"Kita semua memiliki peran dalam menjaga bumi ini. Melalui aksi kolektif, kita dapat menciptakan perubahan positif yang mendukung keberlanjutan kehidupan di planet ini," tutur Aditya.

Adapun kampanye Beyond Wildlife untuk Indonesia didesain melalui konsep acara yang menggabungkan beberapa segmen, yakni nature talks, sustainable ecopreneurs workshop, cultural show, serta music performance.

Aditya menyampaikan, sesi nature talks menjadi sarana diskusi membahas serta memperkaya isu-isu terkait lingkungan, memahami komitmen pemangku kebijakan dan pimpinan pusat dalam mendukung konservasi, aksi iklim, maupun langkah-langkah konkretnya.

Baca juga: Restorasi Hutan Kalteng, Epson Gandeng WWF Tanam 200.000 Pohon

Misalnya, peran pemerintah kota dalam mendorong aksi iklim ataupun menciptakan kota yang berkelanjutan.

WWF Indonesia juga bertujuan memupuk kesadaran bersama tentang pentingnya keberlanjutan dan tanggung jawab kolektif, hingga menciptakan perubahan positif berdampak jangka panjang bagi ekosistem.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Aliansi Perbankan Net Zero Hentikan Kegiatan Sementara
Aliansi Perbankan Net Zero Hentikan Kegiatan Sementara
Swasta
Paparan Logam dan Sulfat dalam Polusi Udara Berpotensi Tingkatkan Risiko Asma
Paparan Logam dan Sulfat dalam Polusi Udara Berpotensi Tingkatkan Risiko Asma
LSM/Figur
Tata Kelola Mangrove Perlu Terintegrasi dengan Tambak
Tata Kelola Mangrove Perlu Terintegrasi dengan Tambak
LSM/Figur
Krisis Iklim Makin Parah,  WALHI Desak Revisi UU Kehutanan Berparadigma Keadilan Ekologis
Krisis Iklim Makin Parah, WALHI Desak Revisi UU Kehutanan Berparadigma Keadilan Ekologis
LSM/Figur
Pesimis Kualitas Udara Jakarta Membaik, Menteri LH Ungkap Sumber Masalahnya
Pesimis Kualitas Udara Jakarta Membaik, Menteri LH Ungkap Sumber Masalahnya
Pemerintah
Badak di Kalimantan Timur Sisa Dua, Kemenhut Siapkan Induk Pengganti
Badak di Kalimantan Timur Sisa Dua, Kemenhut Siapkan Induk Pengganti
Pemerintah
Sudah Saatnya Penyelenggara Event Lebih Sustainable
Sudah Saatnya Penyelenggara Event Lebih Sustainable
Swasta
Studi Jawab Polemik Dampak Kebisingan Turbin Angin pada Manusia
Studi Jawab Polemik Dampak Kebisingan Turbin Angin pada Manusia
LSM/Figur
Produksi Daging Sapi di Brasil Picu Kenaikan Emisi Metana
Produksi Daging Sapi di Brasil Picu Kenaikan Emisi Metana
Pemerintah
Menteri LH: Banyak Produsen AMDK Pakai Air Tanah, Konservasi Cuma Mantra
Menteri LH: Banyak Produsen AMDK Pakai Air Tanah, Konservasi Cuma Mantra
Pemerintah
Laut Asam Melemahkan Gigi Hiu, Ancaman Baru bagi Predator Puncak
Laut Asam Melemahkan Gigi Hiu, Ancaman Baru bagi Predator Puncak
Pemerintah
'Circularity Tour', Aqua Libatkan Pelari Maybank Marathon dalam Aksi Lingkungan dan Ekonomi Sirkular
"Circularity Tour", Aqua Libatkan Pelari Maybank Marathon dalam Aksi Lingkungan dan Ekonomi Sirkular
Swasta
Alarm Punah! Badak Jawa Diprediksi Hilang 50 Tahun Lagi, Translokasi Jadi Jalan
Alarm Punah! Badak Jawa Diprediksi Hilang 50 Tahun Lagi, Translokasi Jadi Jalan
Pemerintah
Hampir 80 Persen Hiu Paus di Lokasi Wisata Luka Akibat Ulah Manusia
Hampir 80 Persen Hiu Paus di Lokasi Wisata Luka Akibat Ulah Manusia
Pemerintah
Penelitian Lebih dari Satu Dekade Ungkap Populasi Hiu Paus di Papua
Penelitian Lebih dari Satu Dekade Ungkap Populasi Hiu Paus di Papua
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau