Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Akhmadanna Pradipta Putra
Karyawan PT Telkom Indonesia

Karyawan PT Telkom Indonesia (Persero Tbk)

Mengenal ISAC, Inovasi Teknologi 5G/6G yang Mampu Perkuat Sustainability

Kompas.com, 2 Januari 2025, 15:39 WIB

Artikel ini adalah kolom, seluruh isi dan opini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan cerminan sikap redaksi.

Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Data yang diperoleh ini sangat berharga bagi manajemen kota dalam mengatur lalu lintas secara lebih efektif, memberikan informasi kualitas udara kepada warga, serta merespons kebutuhan warga kota secara cepat.

Misalnya, data mengenai kemacetan lalu lintas dapat dimanfaatkan untuk mengatur aliran kendaraan secara lebih efisien, yang pada akhirnya akan mengurangi waktu tempuh dan konsumsi bahan bakar, sekaligus mengurangi emisi polusi.

Selain itu, ISAC mendukung upaya dalam menjaga kualitas lingkungan perkotaan melalui sistem monitoring yang terintegrasi.

Sensor yang terpasang di infrastruktur kota dapat memantau berbagai parameter lingkungan, seperti kualitas udara.

Baca juga: 6 Tren Keberlanjutan yang Moncer Sepanjang 2024

Informasi ini tidak hanya berguna bagi pemerintah kota dalam merumuskan kebijakan, tetapi juga memberikan masyarakat akses ke data yang akurat mengenai kondisi lingkungan sekitar mereka.

Dengan demikian, warga kota dapat mengambil keputusan yang lebih bijak, misalnya dalam menentukan rute perjalanan atau memilih waktu terbaik untuk beraktivitas di luar ruangan.

Partisipasi aktif dari masyarakat ini berkontribusi besar pada terciptanya komunitas yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Penerapan teknologi ISAC di Indonesia dapat menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan Sustainable Development. Teknologi ini memungkinkan Indonesia untuk mengembangkan infrastruktur yang lebih efisien, menciptakan kota yang lebih layak huni, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam dalam skala nasional.

Melalui pemanfaatan ISAC, Indonesia tidak hanya dapat memperkuat posisinya dalam menghadapi era digital, tetapi juga memainkan peran penting dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau