Kompas.com, 2 September 2025, 19:54 WIB
HTRMN,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

MAGELANG, KOMPAS.com – Suasana Taman Lumbini di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, terasa istimewa pada Kamis (28/8/2025) malam. Ratusan lampu kecil menggantung di antara pepohonan, menerangi meja bundar yang dihiasi bunga.

Dari kejauhan, Borobudur berdiri megah dalam sorot cahaya, menciptakan atmosfer magis di sebuah panggung kecil di taman itu.

Di atas panggung tersebut, AQUA dan InJourney Destination Management (DM) menandatangani kerja sama strategis untuk menghadirkan pariwisata yang lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Dalam kerja sama itu, AQUA berkomitmen menjadi partner hidrasi sehat resmi untuk destinasi warisan budaya dunia yang dikelola InJourney DM. Destinasi tersebut mencakup Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Ratu Boko.

Tidak hanya soal penyediaan produk, kemitraan ini juga menyentuh sejumlah isu besar, mulai dari pelestarian budaya, pengelolaan sampah plastik berbasis ekonomi sirkular, hingga pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Vice President (VP) General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto menuturkan bahwa dalam kerja sama ini, InJourney DM dan AQUA sepakat bahwa hidrasi sehat hanyalah pintu masuk.

“Hal yang lebih penting adalah dampak yang ditinggalkan, mulai dari ekosistem circular economy, keterlibatan komunitas sekitar, hingga kontribusi pada citra Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia,” tuturnya.

Sebagai informasi, komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan bukan kali ini saja ditunjukkan AQUA. Pada 2024, AQUA bersama Wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan kampanye “100% Murni, 100% Petualangan Indonesia”.

Kemudian, pada 2023, AQUA juga berkolaborasi dengan kementerian yang sama mengembangkan Desa Wisata Cibeusi, Subang, Jawa Barat.

Bahkan, sejak 2019, AQUA turut mengembangkan program pengelolaan sampah di destinasi super prioritas, termasuk Labuan Bajo, sebagai bagian dari kampanye #BijakBerplastik.

InJourney DM dan warisan budaya dunia

Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko merupakan ikon budaya Indonesia yang diakui Organisasi Pendidikan Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO). Ketiganya juga menjadi destinasi wisata dunia.

Melalui empat pilar utama, yaitu heritage, culture, amenities, dan attraction, InJourney DM berkomitmen menghadirkan ragam budaya bangsa lewat produk dan layanan inovatif.

Untuk menjaga daya tarik warisan budaya tersebut, Direktur Komersial InJourney DM Hetty Herawati menyampaikan, perlu ada kolaborasi multipihak, termasuk sektor swasta sebagai mitra strategis. Kerja sama dengan AQUA, menurutnya, dipandang penting sebagai bagian dari upaya mewujudkan pariwisata berkelanjutan.

“AQUA akan menghadirkan layanan hidrasi bagi jutaan wisatawan. Bahkan lebih dari itu, ada dukungan untuk kegiatan budaya, pengelolaan sampah plastik, dan pemberdayaan masyarakat. Inilah semangat pariwisata berkelanjutan yang ingin kami perjuangkan,” ujarnya.

Isu sampah memang menjadi pekerjaan besar. Hetty memaparkan, di setiap destinasi yang dikelola InJourney DM, sampah bisa mencapai 4 ton per hari. Sebagian besar organik, tetapi plastik tetap menyumbang porsi signifikan.

“Dengan kolaborasi ini, kami ingin memastikan kemasan minuman pascakonsumsi bisa termanfaatkan dan menjadi barang lain yang bernilai ekonomi,” kata Hetty.

Nantinya, sampah plastik dari kawasan Borobudur dan destinasi lain akan dikumpulkan bersama mitra InJourney. Setelah dipilah, alirannya akan terhubung dengan sistem pengumpulan AQUA yang terintegrasi dengan bank sampah dan fasilitas daur ulang. Dari situ, plastik dapat kembali menjadi bahan baku botol AQUA baru.

Selain layanan hidrasi, AQUA juga akan mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan budaya dan seni di destinasi tersebut sebagai upaya memperkaya pengalaman wisatawan.
Dukungan pemerintah

Kolaborasi AQUA dan InJourney DM juga diapresiasi pemerintah. Direktur Utama Badan Otorita Borobudur Agustin Peranginangin menyebut kerja sama AQUA dan InJourney DM sebagai teladan.

“Mengelola dan menjaga daya saing destinasi tidak bisa dikerjakan sendiri. Kolaborasi seperti ini akan meningkatkan kebersihan dan kesehatan destinasi kita, yang sering jadi titik lemah saat penilaian internasional,” ujarnya.

Agustin menambahkan, pariwisata ditargetkan memberi kontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi nasional. Kerja sama lintas sektor diyakini dapat memperkuat daya saing sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar destinasi.

Sementara itu, Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko menyebut penandatangan kerja sama antara AQUA dan InJourney DM sebagai hadiah istimewa.

“Kerja sama ini mewarnai HUT ke-80 RI sekaligus Hari Jadi Jawa Tengah. Bentuk nyata bahwa mengisi kemerdekaan tidak hanya lomba balap karung, tapi juga kolaborasi untuk ekonomi sirkular dan green economy,” tuturnya.

Menuju green destination

Kolaborasi ini berlaku dua tahun. Meski demikian, Vera menegaskan komitmen AQUA dan InJourney DM tidak berhenti di situ.

“Hal yang penting bukan lamanya kontrak, melainkan dampak yang bisa kami hasilkan bagi lingkungan, masyarakat, dan pariwisata,” ujarnya.

InJourney DM memproyeksikan kunjungan Borobudur tahun ini sekitar 1,5 juta wisatawan. Jumlah tersebut memang belum kembali ke masa sebelum pandemi yang sempat mencapai 3 juta, tetapi tren pemulihan terlihat jelas.

“Kami lebih fokus pada quality tourism. Bukan sekadar banyaknya wisatawan, melainkan bagaimana pengalaman yang mereka dapat meaningful dan memorable,” kata Hetty.

Program menuju destinasi hijau atau green destination juga menjadi agenda jangka panjang. InJourney berkomitmen menambah program berkelanjutan setiap tahun agar Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko bisa meraih sertifikasi destinasi hijau. Dukungan swasta seperti AQUA dinilai penting untuk mempercepat langkah itu.

(Kiri) Pemain Timnas Sepak Bola Indonesia U-17 Mierza Firjatullah saat bermain mini soccer di sela acara Media Gathering AQUA di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (28/8/2025). AQUA sendiri menjadi sponsor resmi air minum Timnas Sepak Bola Indonesia. KOMPAS.com/HOTRIA MARIANA (Kiri) Pemain Timnas Sepak Bola Indonesia U-17 Mierza Firjatullah saat bermain mini soccer di sela acara Media Gathering AQUA di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (28/8/2025). AQUA sendiri menjadi sponsor resmi air minum Timnas Sepak Bola Indonesia.

Selama lebih dari lima dekade atau sejak hadir pada 1973, AQUA telah tumbuh bersama masyarakat Indonesia. Merek ini menjadi bagian dari keseharian keluarga Tanah Air dan berkontribusi di bidang ekonomi, kesehatan, sosial, serta keberlanjutan lingkungan.

AQUA juga hadir dalam berbagai momentum nasional, mulai dari Asian Games, kampanye vaksinasi Covid-19, hingga mendukung kebutuhan hidrasi Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia.

Kini, AQUA mengambil peran aktif dalam menjaga warisan budaya melalui kemitraan strategis dengan InJourney DM.

Malam penandatanganan di Taman Lumbini seolah menjadi simbol arah baru pariwisata Indonesia.

Dengan kolaborasi ini, AQUA dan InJourney DM berharap pariwisata di Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko tidak hanya indah untuk dilihat, tetapi juga bermakna bagi masyarakat serta lingkungan.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Baca tentang

Terkini Lainnya
El Nino dan La Nina Picu Kekeringan dan Banjir Ekstrem Bersamaan
El Nino dan La Nina Picu Kekeringan dan Banjir Ekstrem Bersamaan
LSM/Figur
Ilmuwan Usulkan Tenggelamkan Pohon di Samudera Arktik untuk Serap Karbon
Ilmuwan Usulkan Tenggelamkan Pohon di Samudera Arktik untuk Serap Karbon
LSM/Figur
KKP Perketat Pengawasan 25 Spesies Ikan dan Penyu, Cegah Penyelundupan
KKP Perketat Pengawasan 25 Spesies Ikan dan Penyu, Cegah Penyelundupan
Pemerintah
CDP Umumkan 877 Perusahaan Raih Skor A Tahun 2025, Kinerja Lingkungan Meningkat
CDP Umumkan 877 Perusahaan Raih Skor A Tahun 2025, Kinerja Lingkungan Meningkat
Swasta
Preferensi Investor Bergeser ke Skrining ESG Positif, Ini Penjelasannya
Preferensi Investor Bergeser ke Skrining ESG Positif, Ini Penjelasannya
Pemerintah
Survei Ungkap Pasar Karbon Sukarela Diprediksi Tumbuh Pesat
Survei Ungkap Pasar Karbon Sukarela Diprediksi Tumbuh Pesat
Swasta
Pengelolaan Sampah di Indonesia Buruk, Wamendagri Ingatkan Ancaman Kesehatan dan Krisis Iklim
Pengelolaan Sampah di Indonesia Buruk, Wamendagri Ingatkan Ancaman Kesehatan dan Krisis Iklim
Pemerintah
99 Ton Ikan Salem Ilegal Gagal Masuk Indonesia, Kerugiannya Bisa Capai Rp 4,8 Miliar
99 Ton Ikan Salem Ilegal Gagal Masuk Indonesia, Kerugiannya Bisa Capai Rp 4,8 Miliar
Pemerintah
Darurat Sampah, Pemkot Tangsel Salahkan Pedagang Kaki Lima
Darurat Sampah, Pemkot Tangsel Salahkan Pedagang Kaki Lima
Pemerintah
Sri Mulyani Masuk Dewan Gates Foundation Milik Bill Gates, Ini Jejaknya di Indonesia
Sri Mulyani Masuk Dewan Gates Foundation Milik Bill Gates, Ini Jejaknya di Indonesia
Pemerintah
Sekjen PBB: Investasi Energi Bersih Global tembus 2,2 Triliun Dollar AS
Sekjen PBB: Investasi Energi Bersih Global tembus 2,2 Triliun Dollar AS
Pemerintah
Kemandirian BUMN Jadi Fondasi Strategis Menuju ESG dan Negara Kesejahteraan
Kemandirian BUMN Jadi Fondasi Strategis Menuju ESG dan Negara Kesejahteraan
LSM/Figur
IEA: Keluarnya AS Tak Pengaruhi Komitmen Transisi Energi di Asean
IEA: Keluarnya AS Tak Pengaruhi Komitmen Transisi Energi di Asean
Pemerintah
Kubah Es Raksasa di Greenland Berpotensi Mencair Lagi, Ini Penjelasan Pakar
Kubah Es Raksasa di Greenland Berpotensi Mencair Lagi, Ini Penjelasan Pakar
LSM/Figur
Empat Negara Asia Ini Layak Jadi Referensi Implementasi Program WTE
Empat Negara Asia Ini Layak Jadi Referensi Implementasi Program WTE
LSM/Figur
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau