Penulis
Area mangrove di Pulau Serangan tak lepas dari ancaman, apalagi lokasinya dekat dengan TPA Suwung. Dari Dermaga Sarangan, misalnya, jaraknya hanya sekitar empat kilometer.
Dari beberapa titik, Kompas.com bisa melihat puncak gunung sampah yang diselingi kendaraan pengeruk yang bergerak. Bahkan, saat keluar dari Dermaga Serangan, tampak antrean truk pengangkut sampah yang mengular.
Sampah, apalagi sampah plastik, bisa mengganggu pertumbuhan tanaman mangrove karena kerap tersangkut di akar atau bagian lainnya.
Ancaman lainnya bagi mangrove adalah sedimentasi. Bila teksturnya padat dan menumpuk di daun mangrove, tanaman tersebut tak akan bisa berfotosintesis.
Alga, salah satu faktor yang menghambat pertumbuhan tanaman mangrove di Pulau Serangan, Bali. Foto ini diambil pada Jumat (5/12/2025)."Sonneratia itu punya akar yang timbul. Nah, akarnya punya fungsi ekologisnya sendiri untuk menyokong si mangrove itu. Ketika tertutup sedimentasi, itu (akar) enggak bakal kuat," jelas Ayu.
Selanjutnya, alih fungsi lahan dan alga juga termasuk ancaman bagi mangrove di Pulau Serangan. Untuk alga, bentuknya hijau bergelombang dan biasanya mengambang di perairan.
"Mereka (alga) akan nempel di bibit (mangrove) itu. Enggak bisa fotosintesis jadinya," tutur Ayu.
Baca juga:
Puncak TPA Suwung Bali dilihat dari area mangrove di Serangan, Jumat (5/12/2025).
Mangrove, menurut Ayu, menjaga daratan dari lautan, sekaligus menjaga lautan dari daratan.
"Kita punya tiga ekosistem besar di laut: Ekosistem mangrove, lamun, dan juga terumbu karang. Semisal enggak ada mangrove, sedimentasinya pasti akan hanyut ke laut dan lalu akan memengaruhi lamun dan terumbu karang
Tidak hanya itu, mangrove juga "menyaring" sampah-sampah manusia agar tidak lepas ke lautan melalui akar-akarnya.
Sebaliknya, mangrove melindungi daratan dari bahaya abrasi akibat laut.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya